Di kantor KemenPANRB, Jakarta, Tim Nasional Pencegahan Korupsi baru saja menggelar pertemuan. Agenda utamanya cukup krusial: membahas bagaimana mengantisipasi celah korupsi dalam dua program pemerintah yang sedang banyak diperbincangkan. Dua program itu adalah Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih.
Agus Joko Pramono, Wakil Ketua KPK yang terlibat dalam tim ini, menyatakan komitmen lembaganya. Mereka akan mendukung pemerintah, tapi dengan cara yang khas KPK: pengawasan ketat. Bukan perkara kebijakannya yang disorot, melainkan bagaimana program itu dijalankan di lapangan.
“Berikutnya ada beberapa perhatian yang akan menjadi bahasan ke depan terkait dengan mitigasi tindak pidana korupsi yang mungkin kita perlu atensi bersama, yaitu program pemerintah terkait dengan MBG dan Koperasi Merah Putih,” jelas Agus, Selasa (24/2/2026) lalu.
Intinya, fokus mereka ada pada proses belanja. Mulai dari dana yang dikucurkan untuk MBG hingga aktivitas di Koperasi Merah Putih, semua akan diawasi. Apakah pembelanjaannya sudah sesuai proposal awal dari yayasan atau koperasi terkait? Itu pertanyaan besar yang harus dijawab.
Artikel Terkait
KPK Periksa Tujuh ASN Pekalongan Terkait Dugaan Intervensi Bupati Nonaktif
KPK Tangkap 16 Orang dalam OTT, Termasuk Bupati Tulungagung
Menteri PU Akan Temui Kejati DKI Bahas Penggeledahan Kantor Terkait Kasus Korupsi
Kemenkeu Pertimbangkan Tukar Guling Geo Dipa dengan PNM