Namun begitu, zaman terus berjalan. Peta kekuatan global pun ikut bergeser. Menurut SBY, kerja sama ekonomi dan perdagangan internasional juga mengalami perubahan yang signifikan.
“Sekarang ini mestinya kita sudah masuk era multipolar,” papar SBY. Artinya, kekuatan dunia nggak lagi terpusat di satu atau dua kutub saja.
Ia menyebutkan sejumlah pemain kunci: Amerika, Tiongkok, Rusia, lalu ada Uni Eropa, dan beberapa negara dalam kelompok BRICS. “Sadarilah,” pesannya, “kita sekarang hidup dalam tatanan yang multipolar.”
Peringatannya jelas: Indonesia harus benar-benar melek dan cermat membaca arah angin. Di tengah pusaran kekuatan besar yang saling tarik-ulur itu, posisi kita harus dijaga. Jangan sampai lengah.
Artikel Terkait
Menteri PU Akan Temui Kejati DKI Bahas Penggeledahan Kantor Terkait Kasus Korupsi
Kemenkeu Pertimbangkan Tukar Guling Geo Dipa dengan PNM
Menteri PU Buka Ruang Kerja untuk Penyidik, Klaim Patuhi Arahan Presiden
Advokat Soroti Ancaman Ketimpangan Digital bagi 64 Juta UMKM