Namun begitu, zaman terus berjalan. Peta kekuatan global pun ikut bergeser. Menurut SBY, kerja sama ekonomi dan perdagangan internasional juga mengalami perubahan yang signifikan.
“Sekarang ini mestinya kita sudah masuk era multipolar,” papar SBY. Artinya, kekuatan dunia nggak lagi terpusat di satu atau dua kutub saja.
Ia menyebutkan sejumlah pemain kunci: Amerika, Tiongkok, Rusia, lalu ada Uni Eropa, dan beberapa negara dalam kelompok BRICS. “Sadarilah,” pesannya, “kita sekarang hidup dalam tatanan yang multipolar.”
Peringatannya jelas: Indonesia harus benar-benar melek dan cermat membaca arah angin. Di tengah pusaran kekuatan besar yang saling tarik-ulur itu, posisi kita harus dijaga. Jangan sampai lengah.
Artikel Terkait
Komisi III DPR Apresiasi Pemecatan Oknum Brimob Pelaku Penganiayaan Siswa di Tual
Satu dari Delapan Buron Rutan Way Kanan Berhasil Ditangkap di Hutan
Gubernur Jateng Operasikan Loader di Pantai Batang, Soroti Darurat Sampah 6,36 Juta Ton
KONI NTT Targetkan 37 Emas PON 2028, Anggaran Rp250 Miliar Disiapkan