Bulan Ramadhan memang mengubah banyak hal. Ritme harian berubah, pola makan pun menyesuaikan. Bagi para penikmatnya, kebiasaan minum kopi sering jadi pertanyaan: tetap dilanjutkan atau justru dihentikan sementara?
Ya, tak sedikit yang merasa kopi adalah "bahan bakar" wajib agar tetap segar menahan lapar dan haus. Tapi benarkah meminumnya saat sahur bisa membantu? Atau malah bikin puasa jadi lebih berat?
Soal ini, Dokter Tirta Mandira Hudhi punya pandangan menarik. Lewat kanal YouTube-nya, dokter yang juga influencer kesehatan itu memberikan penjelasan yang cukup menohok bagi kebiasaan banyak orang.
Intinya, minum kopi jelang imsak justru berpotensi mempercepat hilangnya cairan tubuh. Padahal, kita harus bertahan tanpa minum belasan jam lamanya. Alhasil, rasa haus bisa datang lebih cepat, bahkan sebelum tengah hari.
Lalu, kapan waktu yang tepat? Dokter Tirta punya saran sendiri.
Artikel Terkait
Empat Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Kembali Boleh Bermain di Belanda
Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal AFF 2026, Ulangi Final 2024?
Satpam di Surabaya Bobol TK Tempatnya Bekerja, Curi Rp43 Juta
Kebijakan WFH Jumat Berdampak, Arus Lalu Lintas Medan Turun 20 Persen