MURIANETWORK.COM - Tiga migran dilaporkan tewas dan puluhan lainnya diselamatkan setelah perahu kayu yang mereka tumpangi terbalik di perairan dekat Pulau Kreta, Yunani. Insiden tragis ini terjadi pada Minggu (22/2/2026) saat sebuah kapal penyelamat mendekati perahu migran tersebut, memicu gerakan mendadak yang menyebabkan perahu kecil itu oleng dan tenggelam. Operasi pencarian dan penyelamatan besar-besaran segera diluncurkan untuk menemukan korban selamat di tengah rute migrasi berbahaya yang semakin sering digunakan.
Operasi Penyelamatan Diluncurkan
Pusat Pencarian dan Penyelamatan Yunani dengan sigap mengoordinasikan upaya pertolongan. Mereka memerintahkan sebuah kapal komersial di sekitar lokasi untuk segera memberikan bantuan pertama. Dari peristiwa ini, dua puluh orang berhasil dievakuasi dari laut. Para korban selamat didominasi warga Mesir dan Sudan, termasuk empat anak-anak yang ikut dalam pelayaran penuh risiko itu.
Menyusul laporan awal, upaya pencarian diperluas dengan melibatkan lebih banyak armada. "Pencarian korban selamat terus dilakukan dengan empat kapal patroli, sebuah pesawat, dan dua kapal dari badan perbatasan Eropa Frontex," jelas juru bicara penjaga pantai Yunani.
Kronologi Insiden yang Memilukan
Berdasarkan informasi dari penyiar publik Yunani ERT, musibah terjadi tepat pada momen yang seharusnya menjadi pertolongan. Saat kapal penyelamat mendekat dan para migran berusaha naik menggunakan tangga, sebuah pergerakan tiba-tiba membuat perahu kayu yang sudah rapuh itu kehilangan keseimbangan dan akhirnya terbalik. Suasana harapan berubah seketika menjadi kepanikan di tengah gulungan ombak.
Artikel Terkait
Jawa Tengah Catat 144 Kasus Campak dan 18 Rubella, Gubernur Prioritaskan Imunisasi
Polri Bekali Personel dengan Buku Saku 0% untuk Dukung Program Pengentasan Kemiskinan
Gubernur Jateng Tegaskan Stok Elpiji Cukup Enam Kali Lipat dari Normal
IHSG Melonjak 4,45%, Saham Prajogo Pangestu Jadi Primadona