Dari sanai, jaring operasi menyempit. Atas keterangan saksi dan alat bukti yang terkumpul, polisi akhirnya meringkus kelima tersangka. Masing-masing punya peran yang runut.
AY disebut sebagai otak, yang mempersiapkan mobil Grand Max untuk mengangkut motor yang dipakai beraksi. J bertindak sebagai joki saat eksekusi. T adalah penembak. Sementara Y punya tugas memantau situasi dari kejauhan menggunakan motor Honda Revo, dan D berperan sebagai penyedia motor untuk Y serta ikut dalam aksi.
Reinhard menyatakan kelimanya telah ditahan untuk proses hukum lebih lanjut.
Di sisi lain, video kejadian sempat beredar dan memperlihatkan kondisi truk bernomor polisi BE-8247-QM. Kaca bagian kanannya hancur berkeping-keping akibat tembakan. Suara seorang saksi terdengar dalam rekaman, “Telah terjadi perampokan di Daya Asri, mobil truk, pecah kacanya kena tembak… senilai uang setengah M (miliar) yang kebawa kabur.”
Kabid Humas Polda Lampung membenarkan insiden tersebut. Peristiwa brutal itu memang terjadi di Tiyuh Daya Asri, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat, pada pagi hari itu. Sekarang, lima pelakunya sudah berada di balik jeruji, menunggu proses peradilan yang akan menentukan nasib mereka selanjutnya.
Artikel Terkait
Surabaya Blokir Layanan Publik bagi Mantan Suami Lalai Bayar Nafkah
Prabowo Targetkan Antrean Haji Lebih Singkat, Siapkan Terminal Khusus di Arab Saudi
Polda Sumsel Kembalikan 497 Kendaraan Hasil Ungkap Kasus Curanmor
Prabowo: Keras Kepala Dibutuhkan untuk Menyelesaikan Pekerjaan