MURIANETWORK.COM - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak seluruh umat Islam untuk mendoakan kemerdekaan Palestina dan ketabahan bagi korban bencana alam di Tanah Air. Seruan ini disampaikan Menag saat menghadiri acara buka puasa bersama yang digelar Kedutaan Besar Arab Saudi di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Kamis (6 Maret 2025). Dalam momentum Ramadhan ini, Nasaruddin menekankan kekuatan doa yang mustajab untuk membantu saudara-saudara yang sedang menghadapi cobaan.
Doa untuk Kemerdekaan Palestina
Di hadapan jemaah yang hadir, Nasaruddin Umar secara khusus menyoroti situasi kemanusiaan di Palestina. Ia mengajak semua pihak untuk memanfaatkan bulan suci ini sebagai kesempatan berdoa dengan khusyuk.
"Di bulan puasa ini, doa kita dijabah Allah SWT. Maka, saya mohon kepada kita semuanya, mari kita doakan seluruh saudara-saudara kita yang ada di Palestina yang membutuhkan pertolongan, khususnya dari Allah SWT," tuturnya.
"Semoga (mereka) cepat merdeka dan cepat mendapatkan jalan keluar yang permanen," harap Menag.
Perhatian untuk Korban Bencana Alam
Tak hanya fokus pada isu internasional, perhatian juga ditujukan pada kondisi dalam negeri. Nasaruddin menyebut sejumlah wilayah yang baru-baru ini dilanda banjir dan longsor, seperti Aceh, Sumatera Tengah, Sumatera Barat, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Ia mendorong solidaritas dengan mendoakan ketabahan bagi mereka yang terdampak.
"Kita doakan seluruh saudara-saudara kita yang ada di Sumatera yaitu di Aceh, Sumatera Tengah, dan Sumatera Barat dan juga Jawa Barat, Jawa Tengah yang terdampak banjir dan longsor, semoga diberikan ketabahan dalam menerima cobaan Allah SWT," sebutnya.
Lebih lanjut, Menag memberikan perspektif spiritual dalam menghadapi musibah. Ia mengingatkan bahwa setiap ujian membawa potensi peningkatan derajat di sisi Allah.
"Kita doakan semoga mereka menerimanya sebagai suatu ujian. Di mana ada ujian, di situ ada janji kenaikan kelas. Jadi, jangan takut menghadapi ujian, karena di balik ujian itu ada kenaikan kelas," jelas Nasaruddin.
Ajakan Perkuat Ibadah di Ramadhan
Pada kesempatan yang penuh berkah itu, Nasaruddin Umar juga menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh jemaah. Namun, ia mengingatkan bahwa puasa hanyalah satu bagian dari kesempurnaan ibadah di bulan Ramadhan.
"Buktikan kesyukuran kita kepada Allah dalam bentuk sholat (wajib), dan sholat tarawih, dan amaliyah Ramadhan lainnya. Jadi, sebaiknya kita tidak hanya buka puasa, tetapi juga sekaligus shalat (tarawih) di Istiqlal," ajaknya.
Kerja Sama dengan Kedubes Arab Saudi
Acara buka puasa bersama tersebut merupakan bagian dari program tahunan "Buka Puasa dan Hadiah Kurma" dari Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud, yang diimplementasikan oleh Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta bekerja sama dengan Kementerian Agama RI. Dalam kegiatan yang berlangsung di masjid nasional itu, dibagikan sekitar 2.000 paket buka puasa beserta kurma, yang sebelumnya telah didistribusikan melalui Kementerian Agama. Program ini tidak hanya menjadi simbol persaudaraan antarumat Islam, tetapi juga merefleksikan hubungan bilateral yang baik antara Indonesia dan Arab Saudi.
Artikel Terkait
Indeks Gini 0,72: Ketimpangan Penguasaan Tanah di Jawa Masuk Kategori Parah
Pemerintah Fokus Pulihkan Lahan Perhutanan Sosial di Tiga Provinsi Sumatera
Bareskrim Geledah Toko Emas di Nganjuk Diduga Terkait Pencucian Uang Rp 25,8 Triliun
KI DKI Ungkap Mayoritas Sengketa Informasi Terkait Barang dan Jasa Sepanjang 2025