BARCELONA Cuma satu musim Paulinho Becerra membela FC Barcelona. Tapi, jangan salah, bekas gelandang asal Brasil itu meninggalkan kesan yang cukup dalam.
Diboyong dari Guangzhou Evergrande di Tiongkok pada musim panas 2017, ia langsung menunjukkan kontribusi nyata. Dalam 34 kali turun bermain, ia menyumbang sepuluh gol dan enam assist. Gaya bermainnya memang berbeda lebih langsung dan mengandalkan fisik yang mungkin bukan hal yang biasa dinanti penggemar setia Barça. Meski begitu, ia berhasil mengangkat dua piala: La Liga dan Copa del Rey, sebelum akhirnya memutuskan kembali ke Tiongkok.
Merekrut pemain dari Liga Tiongkok saat itu bahkan sampai sekarang bisa dibilang langkah yang tak biasa. Tapi, ada satu cerita di balik transfer itu yang jauh lebih aneh. Sudah lama beredar kabar burung bahwa petunjuk pertama soal kepindahannya justru datang di tengah-tengah sebuah pertandingan persahabatan. Dan yang melontarkannya bukan sembarang orang, melainkan Lionel Messi sendiri.
Nah, belakangan ini Paulinho akhirnya buka suara. Ia mengonfirmasi bahwa rumor itu memang benar adanya.
“Messi menghampiri saya. Saat itu kami sedang bertanding melawan Argentina di Australia, cuma laga persahabatan. Wasit baru saja memberi pelanggaran, dan saya ada di dekat bola bersama Willian. Tiba-tiba, Leo datang, menatap saya langsung, dan bilang: ‘Jadi… kita ke Barcelona atau nggak?’ Gitu aja. Tanpa penjelasan, tanpa basa-basi. Lalu dia langsung pergi. Saya sampai nggak sempat mikir. Cuma bisa balas, ‘Kalau Anda mau bawa saya, saya siap!’”
Waktu itu Paulinho masih berseragam klub Tiongkok. Jadi, bayangkan saja pindah ke Barça rasanya seperti mimpi di siang bolong. “Saya pikir Messi cuma bercanda, mau gangguin saya sambil main,” akunya. “Tapi karena ini cuma laga persahabatan, ya saya mulai mikir, jangan-jangan serius?”
Momen itu terasa begitu sureal sampai-sampai usai pertandingan, ia langsung menelepon agennya. “Bos, demi Tuhan, saya hampir gila! Tolong kasih tahu, ini beneran atau nggak?!” katanya menirukan percakapan saat itu.
Rupanya, ia sampai kepikiran berat. Bahkan sempat terlintas untuk menghubungi Neymar teman satu negaranya buat minta konfirmasi.
“Saya hampir putus asa, sampai mau kirim pesan ke Neymar tanya-tanya soal ini. Tapi akhirnya, sebulan kemudian, agen saya telepon dan bilang, ‘Deal-nya sudah fix. Kamu harus ke Barcelona untuk tanda kontrak.’”
Setelah satu musim penuh di Catalonia, Paulinho memilih balik ke Tiongkok. Kariernya kemudian berlanjut di Corinthians, lalu sempat merumput di Arab Saudi, sebelum akhirnya gantung sepatu di usia 36 tahun.
Kini, ia sudah beralih peran. Paulinho kini menjabat sebagai direktur olahraga di Mirassol, klub asal Brasil. Perlahan-lahan, ia membangun nama baru kali ini dari balik meja.
Artikel Terkait
Manchester United dan Liverpool Berebut Francisco Conceição, Winger Juventus Incaran Utama
Veda Ega Pratama Finis Keenam di Tes Resmi Moto3 Jerez, Hanya Tertinggal 0,186 Detik dari Tercepat
Trio Bayern Munich Cetak 100 Gol Gabungan, Pertama dari Klub Non-Spanyol di Abad Ini
PSM Makassar vs Bhayangkara FC Digelar Tanpa Penonton, Polda Sulsel Keluarkan Surat Larangan