Tak cuma itu, pengawasan proaktif dari dinas terkait juga dinilainya penting. Jangan hanya menunggu laporan warga. Intinya, kata dia, dukungan terhadap usaha dan olahraga harus seimbang dengan perlindungan terhadap lingkungan sosial. "Keseimbangan itu kunci," tutupnya.
Persoalan ini bukan omong kosong. Keluhan nyata datang dari warga Haji Nawi, Cilandak, Jakarta Selatan. Mereka terusik oleh suara bising dari aktivitas sebuah lapangan padel di kawasan tersebut. Seorang warga bahkan mengunggah keluhannya di media sosial, menyebut sudah melapor via aplikasi JAKI dan kanal resmi Pemprov, tapi respons yang dinanti tak kunjung datang.
Menanggapi hal itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akhirnya buka suara. Dia berjanji akan menindaklanjuti dengan memanggil para pengelola dan stakeholder terkait.
"Minggu depan saya akan mengundang seluruh stakeholder yang khusus berkaitan dengan izin padel ini. Saya minta dipresentasikan," kata Pramono di Balai Kota.
Pemanggilan itu, katanya, untuk memastikan semua perizinan dan operasional usaha padel berjalan sesuai koridor aturan yang ada. Langkah konkretnya tinggal menunggu waktu.
Artikel Terkait
Banjir Bandang di Angola Tewaskan 15 Orang dan Rendam Ribuan Rumah
Lebaran Betawi ke-18 Digelar di Lapangan Banteng April 2026
Serangan Udara Israel di Beirut Selatan Tewaskan 4 Orang, Luka 30
Arbeloa Anggap Beban Kekalahan Madrid ke Mallorca Sebagai Tanggung Jawab Pribadi