Laporan dari televisi lokal Israel, KAN, mengungkapkan sebuah situasi yang tegang. Mereka menyebut Israel kini sedang bersiap-siap. Apa yang ditunggu? Lampu hijau dari Washington untuk melancarkan serangan terhadap sistem rudal balistik Iran. Ini bukan sekadar isu sembarangan, melainkan berdasarkan penilaian lembaga keamanan setempat yang melihat eskalasi semakin nyata.
Menurut KAN, kabar ini beredar pada Rabu malam. Skenario serangan itu muncul ke permukaan di saat perhatian dunia tertuju pada satu pertanyaan besar: akankah Presiden AS Donald Trump benar-benar memberi perintah untuk menyerang Iran?
Nah, di sisi lain, laporan harian Haaretz memberikan analisis yang lebih mendalam. Dalam 24 jam terakhir, penilaian badan-badan intelijen Israel menunjukkan satu tren: kemungkinan serangan AS terhadap Iran meningkat. Pemicunya? Putaran perundingan terbaru di Jenewa, Swiss, yang digelar Selasa lalu, tampaknya tidak membuahkan hasil.
"Menurut penilaian oleh lembaga keamanan dan bertentangan dengan pernyataan publik Iran pada akhir perundingan Jenewa, masih ada kesenjangan signifikan yang tidak dapat dijembatani oleh AS," tulis Haaretz.
Media itu secara khusus menyoroti tuntutan Washington agar Iran menghentikan pengayaan uranium di wilayahnya sendiri sebuah poin yang menjadi batu sandungan.
Artikel Terkait
BMKG Prakirakan Hujan Ringan Guyur Sebagian Jakarta pada 7 April 2026
Polisi Semarang Buru Dua Pelaku Bacok Wanita yang Tolong Korban Jambret
PM Spanyol Serukan Penghentian Serangan terhadap Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon
Ledakan Diduga dari Pabrik di Sidoarjo Rusak Sejumlah Rumah Warga