Penyidik Polres Metro Jakarta Timur mulai memeriksa sejumlah saksi untuk mengusut dugaan penipuan berkedok jasa perencana pernikahan atau wedding organizer (WO) yang berkantor di kawasan Cakung, Jakarta Timur. Salah satu pihak yang dimintai keterangan adalah pengelola gedung tempat berlangsungnya acara pernikahan korban.
“Mungkin, setelah ini kami akan melakukan pendalaman dan penyelidikan intensif untuk memeriksa saksi-saksi lainnya terkait dengan peristiwa tersebut. Mungkin, dari pihak gedung Islamic Center Bekasi, di mana pernikahan tersebut berlangsung,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKP Bayu Kurniawan, Senin (25/5/2026).
Pemeriksaan ini bertujuan menelusuri alur pembayaran lokasi atau venue pernikahan yang sebelumnya telah dipesan oleh korban. Pasalnya, korban melaporkan bahwa pihak WO hanya membayarkan uang muka atau down payment (DP) kepada pengelola gedung, tanpa melunasi sisa biaya sewa tempat.
“Karena informasi dari korban bahwa dari katering Marwah ini hanya membayarkan DP ke gedung tersebut, belum melakukan pembayaran lunas,” kata Bayu.
Keterangan dari pengelola gedung nantinya akan menjadi bagian krusial dalam rangkaian penyelidikan guna mengungkap dugaan tindak pidana penipuan yang dilaporkan oleh pasangan korban. “Mungkin, itu juga akan kami jadikan bagian dari rangkaian penyelidikan yang kami lakukan, pemeriksaan dari pihak gedung,” imbuhnya.
Sementara itu, Polres Metro Jakarta Timur telah menerima laporan resmi dari pasangan korban, Feni Indah Fitria dan Renaldi Zulfi. Hingga saat ini, penyidik telah memeriksa dan mengklarifikasi tiga orang saksi. Salah satunya merupakan anggota keluarga korban.
“Kami telah melakukan klarifikasi terhadap korban dan satu orang saksi yang merupakan adik dari pada saudari Feni. Sudah tiga orang yang sudah kita lakukan klarifikasi,” ujar Bayu.
Tak hanya memeriksa saksi, polisi juga telah melakukan pengecekan langsung ke kantor WO Marwah yang berlokasi di kawasan Jakarta Garden City (JGC), Cakung, Jakarta Timur. Namun, saat didatangi petugas, kantor tersebut diketahui sudah tidak beroperasi.
“Saat ini juga dari anggota kami telah melakukan pengecekan terhadap kantor dari WO Marwah ini, yang berada di JGC. Namun, hasil pengecekan kami bahwa terhadap kantor tersebut saat ini sudah tutup,” ungkap Bayu.
Artikel Terkait
Satpol PP Bekasi Perketat Pengawasan Usai Mobil Viral Melintas di Jogging Track Alun-alun
BMKG Peringatkan Dampak Bibit Siklon 99W dan Sirkulasi Siklonik Baru terhadap Cuaca Sejumlah Wilayah Indonesia
Ledakan Pabrik Kimia di Cilegon Ganggu Perjalanan Commuter Line Merak
Rubio: Pengumuman Perundingan AS-Iran untuk Akhiri Konflik Bersenjata Bisa Segera Terungkap