Wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah kembali diterjang banjir. Kali ini, banjir susulan datang tak lama setelah kejadian serupa yang melanda daerah itu pada Minggu lalu. Akibatnya, sepuluh kecamatan porak-poranda. Infrastruktur dan rumah-rumah warga rusak diterjang air bah.
Kerusakan terparah dilaporkan terjadi di Kelurahan Huta Nabolon, Kecamatan Tukka. Namun begitu, kondisi tak kalah memprihatinkan juga melanda Kecamatan Badiri. Tiga desa di sana kini terisolasi lagi. Penyebabnya, akses jalan dan jembatan putus total.
Warga pun terpaksa nekat. Untuk menyeberangi sungai dengan arus yang ganas, mereka berjalan kaki. Mereka hanya mengandalkan kayu gelondongan sisa banjir yang terbentang di atas aliran air. Sungguh pemandangan yang mengiris hati.
Salah seorang warga, Lamsiohar Tambunan, mengaku harus memberanikan diri meski rasa takut selalu menghantui.
Artikel Terkait
Gunung Dukono Erupsi, Status Waspada Berlaku dan Warga Tobelo Diimbau Waspada Hujan Abu
Iran Bantah Klaim Trump Soal Evakuasi Pilot AS yang Ditembak Jatuh
Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang Capai 163 Unit, Fasilitas Penunjang Segera Rampung
Aturan IGRS Kominfo Picu Kekhawatiran Blokir Game dan Hambat Industri