Wakil Ketua MPR Desak Pendidikan Adaptif untuk Jawab Kebutuhan Industri

- Rabu, 18 Februari 2026 | 17:20 WIB
Wakil Ketua MPR Desak Pendidikan Adaptif untuk Jawab Kebutuhan Industri

Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa institusi pendidikan harus sigap merespons perubahan ini. Kemampuan yang dibutuhkan di sektor-sektor strategis tersebut wajib diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran.

"Kemampuan peserta didik di sejumlah sektor baru itu harus mampu ditanamkan pada institusi pendidikan, dalam menyikapi pergeseran kebutuhan tenaga kerja di sektor industri itu," tegas Anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu.

Kolaborasi Semua Pihak untuk Realisasi

Mewujudkan sistem pendidikan yang benar-benar adaptif tentu bukan pekerjaan mudah. Rerie berpendapat bahwa upaya ini memerlukan komitmen dan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan. Mulai dari pemerintah pusat dan daerah, dunia pendidikan, hingga masyarakat luas, harus terlibat aktif dalam proses transformasi ini.

Harapannya, kolaborasi yang solid tersebut dapat merealisasikan sistem yang mampu menjawab tantangan industri secara komprehensif. Pada akhirnya, langkah strategis ini diyakini akan berkontribusi besar terhadap terwujudnya pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih berkualitas dan berkelanjutan di masa depan.

Data terbaru turut menguatkan urgensi wacana ini. Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan RI Yassierli mengungkapkan temuan yang cukup mencengangkan: sekitar 59% pekerja di dunia dinilai membutuhkan keterampilan baru agar tetap sesuai dengan kebutuhan industri. Angka ini, menurutnya, merupakan dampak langsung dari perubahan teknologi dan ekonomi global yang bergerak sangat cepat.

Editor: Agus Setiawan


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar