Sementara itu, puncak arus keberangkatan dari Jakarta justru terjadi lebih awal, tepatnya pada 14 Februari 2026. Saat itu, okupansi kereta bahkan melampaui kapasitas normal, mencapai 100,7 persen.
Proyeksi dan Ketersediaan Tiket ke Depan
Selama enam hari periode 13 hingga 18 Februari 2026, KAI Daop 1 Jakarta menyediakan rata-rata 39.000 kursi per hari. Total tiket yang berhasil terjual mencapai 175.388 kursi, sementara jumlah kedatangan penumpang sementara telah menyentuh angka 191.629 orang.
Memasuki hari berikutnya, Rabu 18 Februari, perusahaan memproyeksikan arus kedatangan akan tetap tinggi meski sedikit melandai, diperkirakan sekitar 33.549 orang. Di sisi lain, penumpang yang berangkat diprediksi sebanyak 10.844 orang. Dengan ketersediaan tiket keberangkatan yang masih sangat longgar, yakni sekitar 27.786 kursi, perjalanan dari Jakarta diperkirakan akan berlangsung lancar.
Franoto Wibowo kembali menegaskan komitmen perusahaan. "Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah menggunakan layanan kereta api selama periode libur ini. Keselamatan, ketepatan waktu, dan kenyamanan tetap menjadi prioritas utama," pungkasnya.
Artikel Terkait
Paskah 2026 Jatuh pada 5 April, Ini Makna dan Rangkaian Pekan Suci
Indonesia Kecam Serangan di Lebanon, Desak PBB Jamin Keamanan Pasukan Perdamaian
Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir dan Hibur Keluarga Prajurit TNI Gugur di Lebanon
Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Tiga Lainnya Terluka