MURIANETWORK.COM - Menjelang Ramadan 1447 H, umat Muslim di Indonesia kembali mempersiapkan diri untuk melaksanakan salat Tarawih, ibadah sunnah yang istimewa dan hanya ada di bulan suci. Agar ibadah ini lebih sempurna, pemahaman mengenai bacaan niat sesuai posisi baik sebagai imam maupun makmum serta perkiraan waktu pelaksanaannya menjadi hal yang penting untuk diketahui.
Bacaan Niat Salat Tarawih
Salat Tarawih, baik yang dilaksanakan sebanyak 8 maupun 20 rakaat, umumnya dikerjakan dengan pola dua rakaat diakhiri satu salam. Oleh karena itu, niat dibaca setiap kali memulai setiap dua rakaat tersebut. Bacaan niatnya disesuaikan dengan peran seseorang dalam jemaah.
Niat Sebagai Imam
Bagi yang ditunjuk memimpin salat, lafaz niatnya adalah sebagai berikut:
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat taraawiihi rak'ataini imaaman lillahi ta'aalaa.
Artinya: "Saya niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta'ala."
Niat Sebagai Makmum
Sementara bagi jemaah yang mengikuti imam, niatnya sedikit berbeda:
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُومًا لِلَّهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat taraawiihi rak'ataini makmuuman lillahi ta'aalaa.
Artinya: "Saya niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta'ala."
Perkiraan Waktu Salat Tarawih 2026
Pelaksanaan salat Tarawih pertama selalu mengikuti penentuan awal Ramadan. Untuk tahun 2026 Masehi atau 1447 Hijriah, terdapat dua perkiraan yang biasa dijadikan acuan masyarakat.
Jika mengikuti penetapan Muhammadiyah yang kerap menggunakan metode hisab, puasa Ramadan diperkirakan dimulai pada Rabu, 18 Februari 2026. Dengan demikian, salat Tarawih pertama akan dilaksanakan pada Selasa malam, 17 Februari 2026.
Di sisi lain, pemerintah Republik Indonesia melalui sidang isbat biasanya merujuk pada laporan hasil rukyatul hilal. Berdasarkan prediksi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), 1 Ramadan 1447 H berpotensi jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Apabila hasil sidang isbat nanti menyepakati tanggal tersebut, maka salat Tarawih perdana akan digelar pada Rabu malam, 18 Februari 2026, usai salat Isya.
Perbedaan ini merupakan dinamika biasa yang terjadi setiap tahun, menunggu keputusan resmi dari pihak berwenang. Masyarakat pun diharapkan dapat menyikapinya dengan bijak dan menjaga ukhuwah.
Artikel Terkait
PBNU Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026
Arus Mudik Imlek 2026 di Tiongkok Lebih Lancar, Warga Pilih Berangkat Lebih Awal
Harga Suzuki Ertiga Hybrid Bekas Mulai Rp 174 Juta, Ini Kisaran dan Tipsnya
Sidang Isbat Tentukan Awal Ramadan 2026, Potensi Selisih dengan Muhammadiyah