Di tengah hiruk-pikuk aktivitas perkantoran di Jakarta, BNI bersama anak usahanya, BNI Ventures, punya cara unik untuk merayakan Hari Peduli Sampah Nasional. Mereka baru saja meluncurkan program Dropbox Sampah Kertas. Ini bukan sekadar peringatan seremonial belaka, lho. Lebih dari itu, program ini jadi upaya konkret mereka untuk membangun ekosistem pengelolaan sampah yang mengusung prinsip ekonomi sirkular di internal grup mereka.
Dua dropbox perdana sudah berdiri. Satu di Grha BNI, Dukuh Atas, dan satunya lagi di Menara BNI, Pejompongan. Tujuannya sederhana tapi penting: mengajak karyawan dan bahkan warga sekitar untuk lebih sadar memilah dan mengelola limbah kertas. Harapannya, sampah kertas itu nggak berakhir begitu saja di tempat pembuangan akhir atau TPA yang sudah sesak.
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menekankan bahwa langkah ini adalah wujud nyata komitmen perusahaan.
“Ini lebih dari sekadar menyediakan tempat buang. Program ini adalah langkah nyata BNI Grup mendukung ekonomi sirkular dan mengurangi beban TPA di kota besar. Momentum HPSN mengingatkan kita bahwa urusan sampah ini tanggung jawab bersama,” jelas Okki dalam keterangannya, Selasa (17/2/2026).
Nah, yang menarik, kertas yang terkumpul nggak langsung jadi pulp biasa. Kertas-kertas bekas itu akan didaur ulang dengan cara khusus menjadi planting paper. Bayangkan, kertas buatan tangan yang di dalamnya terselip benih tanaman. Setelah dipakai, kertasnya bisa ditanam dan benihnya akan tumbuh. Cukup kreatif, kan? Dengan begini, siklus hidup material jadi lebih panjang dan punya nilai tambah.
Artikel Terkait
Iran Tolak Proposal Gencatan Senjata 48 Jam dari AS, Tuntut Perdamaian Permanen
BMKG Catat 544 Gempa Susulan Pascagempa M7,6 di Bitung, Tren Mulai Menurun
Presiden Prabowo Tandatangani Perpres Pembentukan Ditjen Pesantren
Empat Pekerja Tewas Diduga Keracunan Gas Saat Bersihkan Tangki Air di Jagakarsa