JAKARTA, KOMPAS.TV – Sungai Cacaban meluap hebat Senin lalu (16/2). Akibatnya, ratusan rumah di dua kecamatan di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, tak luput dari genangan air. Data terbaru dari BNPB menyebutkan, setidaknya 896 unit rumah warga terdampak banjir di Kecamatan Kramat dan Suradadi.
Melalui keterangan tertulisnya Selasa (17/2), Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, membeberkan dampak yang lebih detail. Satu rumah dilaporkan rusak berat. Selain itu, ada satu warga yang mengalami luka ringan.
“Dilaporkan 1 unit rumah rusak berat dan 1 orang mengalami luka ringan. Tim gabungan telah melarikan korban luka ke puskesmas terdekat. Sebanyak 896 unit rumah terdampak akibat kejadian ini,” jelasnya.
Untungnya, menurut Muhari, air sudah mulai surut di hari yang sama. Respons penanganan pun langsung digelar. BPBD Kabupaten Tegal bersama dinas terkait sudah mendirikan dapur umum dan membagikan bantuan kebutuhan pokok untuk warga yang rumahnya kebanjiran.
Namun begitu, kejadian di Tegal ini hanyalah satu dari beberapa laporan bencana yang masuk ke BNPB dalam rentang waktu 24 jam terakhir, sejak Senin hingga Selasa pagi.
Wilayah lain yang juga kebanjiran adalah Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Di sana, drainase yang meluap di Desa Sandue, Kecamatan Sanggar pada hari Minggu, membuat 32 rumah terendam. Ketinggian airnya mencapai 40 sentimeter. Tim gabungan BPBD Bima langsung turun untuk melakukan pendataan. Kabar baiknya, per hari Senin, banjir di lokasi ini sudah dilaporkan surut.
Sementara itu, di Jawa Timur, tepatnya Kabupaten Pasuruan, hujan deras yang mengguyur sejak Sabtu (14/2) lalu memicu masalah serupa. Debit air di Sungai Wrati dan Rejoso naik drastis, akhirnya mengakibatkan banjir di sejumlah kecamatan. Daerah yang terdampak antara lain Gempol, Beji, Bangil, dan Winongan.
Rangkaian kejadian ini menunjukkan bahwa ancaman banjir masih mengintai di berbagai daerah, terutama di musim penghujan seperti sekarang.
Artikel Terkait
Bupati Grobogan Desak Perbaikan Tanggul Tuntang yang Jebol Demi Lancarkan Arus Mudik
TPU Karet Bivak Ramai Peziarah Jelang Ramadan
Girona Hentikan Laju Barcelona, Real Madrid Makin Kokoh di Puncak
Kebakaran Landa Mal Ciputra Cibubur, Api Berhasil Dipadamkan