MURIANETWORK.COM - Girona berhasil menahan laju Barcelona dalam perburuan gelar Liga Spanyol usai meraih kemenangan dramatis 2-1 di Estadio Municipal de Montilivi, Selasa (17/2/2026) dini hari WIB. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Blaugrana yang gagal merebut kembali puncak klasemen dari pesaing utamanya, Real Madrid, meski sempat unggul lebih dulu dalam laga pekan ke-24 tersebut.
Dominasi statistik ternyata tak sejalan dengan hasil akhir. Barcelona menguasai bola hingga 71 persen dan melepaskan 27 tembakan, namun justru Girona yang bermain lebih pragmatis menciptakan peluang-peluang berbahaya. Eksekusi final menjadi penentu, termasuk kegagalan Lamine Yamal mengeksekusi penalti di penghujung babak pertama yang hanya membentur tiang gawang.
Jalan Pertandingan yang Berbalik Arah
Kedudukan baru terpecah di babak kedua. Barcelona akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-59 melalui sundulan pemain belakangnya, Pau Cubarsi, yang memanfaatkan umpan lambung Jules Kounde. Namun, keunggulan itu sirna hanya dalam hitungan menit.
Girona langsung membalas dengan cepat. Thomas Lemar menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-61, menyambut umpan Vladyslav Vanat di depan gawang. Momentum pertandingan pun sepenuhnya berpindah ke pihak tuan rumah.
Tekanan Girona akhirnya berbuah gol kemenangan di menit-menit penutup. Fran Beltran menjadi pahlawan dengan menyelesaikan operan pendek Joel Roca dari luar kotak penalti pada menit ke-86, mengamankan tiga poin berharga bagi skuat Catalan.
Dampak pada Papan Klasemen
Hasil ini berdampak signifikan pada peta persaingan di papan atas. Barcelona tetap tertahan di posisi kedua dengan 60 poin, gagal menyodok Real Madrid yang berhasil mempertahankan keunggulan. Kemenangan ini, di sisi lain, mendongkrak posisi Girona ke peringkat 12 dengan 29 poin, memberikan napas lega dalam perjalanan mereka di musim ini.
Kekalahan di Montilivi ini tentu menjadi bahan evaluasi serius bagi Hansi Flick dan anak asuhnya. Di tengah dominasi penguasaan bola, ketajaman di lini depan dan ketahanan di lini belakang pasca-gol menjadi dua aspek krusial yang perlu diperbaiki jika mereka masih ingin terlibat dalam perebutan gelar yang semakin panas.
Artikel Terkait
Sidang Isbat Ramadan Dipindah ke Hotel Borobudur karena Pembangunan Jalan Thamrin
BMKG Ingatkan Nelayan Kepri Waspada Gelombang Tinggi Saat Gerhana Matahari Cincin
SMPN 26 Takengon Bersih dari Lumpur, Siap Kembali Gelar Pembelajaran
Proyek Wisata Setu Babakan Rusak Jalan Utama, Pedagang Keluhkan Sepi Pengunjung