Nah, sang sopir truk sendiri saat kejadian sedang beristirahat di dalam kabin. Dia menunggu kedatangan mekanik dari Parung untuk memperbaiki kendaraannya yang bermasalah. Tiba-tiba saja, dari belakang, terdengar sura benturan keras.
"Kemudian terjadilah peristiwa tersebut," tuturnya.
Akibat tabrakan itu, kondisi korban cukup mengenaskan. SS mengalami luka di bagian leher dan lecet-lecet di kaki. Sementara anaknya, seorang remaja berinisial F (16), menderita luka di sekitar mulut dan juga kakinya. Cukup parah, tapi syukurlah, keduanya langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif. Keadaan mereka sekarang masih dipantau.
Artikel Terkait
SIM Keliling Bandung Buka di Dua Lokasi Hari Ini untuk Perpanjangan SIM
Dubes Iran Temui Megawati, Sampaikan Pesan Soal Peran PBB di Tengah Konflik
BMKG Peringatkan El Nino Godzilla, Lahan Gambut Jadi Fokus Mitigasi
IPOT Perkuat Layanan e-IPO, Fasilitasi Investor Ritel di Tengah Minat IPO yang Meningkat