BRI Group Borong Empat Penghargaan Keuangan Berkelanjutan di Singapura

- Selasa, 17 Februari 2026 | 12:15 WIB
BRI Group Borong Empat Penghargaan Keuangan Berkelanjutan di Singapura

Lalu, ke mana dana segitu besar dialirkan? Setelah dikurangi biaya emisi, dananya dipakai untuk membiayai kembali proyek-proyek sosial yang sudah berjalan. Fokusnya pada hal-hal mendasar: layanan infrastruktur terjangkau, akses layanan esensial, perumahan murah, dan tentu saja, penciptaan lapangan kerja. Termasuk juga untuk program pencegahan pengangguran lewat pembiayaan UMKM dan ketahanan pangan.

Di sisi lain, PT Pegadaian juga punya cerita sukses. Mereka menerbitkan surat utang senilai total Rp4,457 triliun, yang merupakan gabungan dari Sukuk Mudharabah dan Social Bonds. Dana sebesar itu seluruhnya dialokasikan untuk memperkuat sektor pembiayaan mikro dan UMKM. Langkah yang sejalan misi mereka mendorong inklusi keuangan dan target SDGs.

Sementara PT PNM menorehkan prestasi lain. Mereka berhasil menghadirkan instrumen pembiayaan berbasis dampak sosial melalui Orange Bonds dan Sukuk Bonds senilai Rp3,77 triliun. Dana itu dimanfaatkan khusus untuk memperluas pembiayaan dan pendampingan usaha perempuan prasejahtera di level ultra mikro. Hingga kini, melalui program Mekaar, PNM telah melayani puluhan juta nasabah di lebih dari 60 ribu desa. Mereka pun tercatat sebagai penerbit Orange Bonds pertama di Indonesia.

Sebagai informasi, ajang Alpha Southeast Asia Awards sendiri sudah jadi barometer kredibilitas sejak 2006. Penilaiannya ketat, mencakup kualitas transaksi, eksekusi di pasar, dan kontribusi nyata bagi perkembangan industri keuangan regional.

Menutup pernyataannya, Hery kembali menegaskan komitmen grupnya.

“Apresiasi internasional ini menegaskan komitmen BRI Group dalam menghadirkan pendanaan berkelanjutan yang berdampak nyata bagi masyarakat. Penghargaan ini juga mencerminkan konsistensi BRI Group sebagai inovator instrumen keuangan berbasis pemberdayaan dan keberlanjutan,” pungkas Hery.

Ke depan, kata dia, komitmen untuk memperluas layanan dan pemberdayaan hingga ke akar rumput akan terus digencarkan.

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar