Polres Kampar Gelar Tabligh Akbar Sambut Ramadan, Imbau Warga Waspadai Arus Saat Balimau Kasai

- Selasa, 17 Februari 2026 | 08:25 WIB
Polres Kampar Gelar Tabligh Akbar Sambut Ramadan, Imbau Warga Waspadai Arus Saat Balimau Kasai

Menyambut Ramadan, suasana di Polres Kampar, Riau, tampak berbeda. Malam itu, Senin (16/2/2026), mereka menggelar tabligh akbar yang menghadirkan Ustaz Abdul Somad. Tak sendiri, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan juga turut hadir dalam acara yang bertujuan menyiapkan mental jelang bulan suci tersebut.

Kapolres Kampar AKBP Boby Ramadhan Sebayang berharap momen ini jadi refleksi bagi seluruh personelnya. Intinya, untuk mengasah lagi keimanan dan ketakwaan sebelum masuk ke fase ibadah puasa.

"Besar kiranya kegiatan ini bisa menambah keimanan dan ketakwaan dalam menghadapi bulan puasa," ujar Boby.

Ia menegaskan komitmen Polres Kampar untuk terus melayani dan melindungi masyarakat. Di sisi lain, ia juga mengajak warga berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban, apalagi nanti saat Ramadan tiba.

Nah, terkait tradisi menyambut Ramadan di Riau, polisi memberi imbauan khusus. Mereka mengingatkan agar pelaksanaan Balimau Kasai ritual mandi dengan air limau dan wewangian di sungai memperhatikan betul aspek keselamatan. "Jangan memaksakan diri turun ke sungai kalau arusnya deras," pesannya. Tradisi turun-temurun ini memang simbol penyucian diri dan kegembiraan, sering disebut juga potang mogang.

Sementara di atas panggung, Ustaz Abdul Somad menyampaikan ceramahnya dengan gaya khas yang tegas. Ia menekankan bahwa Ramadan sama sekali bukan bulan untuk bermalas-malasan.

"Bulan puasa adalah bulan perang. Perang badar 17 Ramadan, perang melawan Israel 10 Ramadan, membebaskan Andalusia bulan Ramadan," seru UAS.

Menurutnya, puasa itu tak cuma sekadar menahan lapar dan dahaga.

"Tapi ketika dia menahan lidah (dalam berbicara), menahan hati dan pikiran, inilah puasa yang sesungguhnya," jelasnya.

Di akhir ceramah, Ustaz Abdul Somad mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah.

"Mudah-mudahan Ramadan kita berkualitas, membentuk kepribadian yang berintegritas, dan menjadikan kita orang-orang yang takut kepada Allah SWT," harapnya.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar