“Masih dalam lidik (penyelidikan), nunggu kepala sekolah buat laporan,” jelas Jony saat dikonfirmasi.
Meski laporan resmi dari pihak sekolah masih dalam proses penyusunan, proses penyidikan terus berjalan. Penyidik juga aktif memeriksa saksi-saksi yang mungkin dapat memberikan informasi terkait kejadian tersebut.
“Kepala sekolah masih mendata (barang yang hilang), (penyidik) sudah (ke lokasi),” lanjutnya.
Proses Inventarisasi dan Kerugian
Saat ini, besaran nilai kerugian material belum dapat dipastikan. Pihak sekolah masih melakukan pendataan dan inventarisasi menyeluruh terhadap seluruh barang yang hilang. Proses ini diperlukan untuk melengkapi laporan resmi kepada kepolisian, yang akan menjadi dasar penyelidikan lebih lanjut. Masyarakat pun diharapkan tetap tenang dan memberikan ruang bagi aparat untuk bekerja menyelesaikan kasus ini.
Artikel Terkait
Pertamina Tambah Pasokan Elpiji Subsidi Jelang Libur Panjang di Madiun Raya
Arema FC dan Malut United Bermain Imbang 1-1 di Kanjuruhan
Banjir Rendam Ribuan Rumah di Lima Kecamatan Grobogan
Hujan Deras di Donggala Rendam 552 Rumah, Bupati Perintahkan Normalisasi Sungai