Puluhan Komputer dan Tablet SD di Cibinong Raib Diduga Dicuri

- Senin, 16 Februari 2026 | 17:35 WIB
Puluhan Komputer dan Tablet SD di Cibinong Raib Diduga Dicuri

MURIANETWORK.COM - Sebuah aksi pencurian terjadi di SDN Karadenan 01, Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Senin (16/2/2026) dini hari. Pelaku berhasil melarikan puluhan perangkat elektronik milik sekolah, termasuk komputer dan tablet, yang menimbulkan kerugian material cukup besar. Hingga berita ini diturunkan, kepolisian setempat telah bergerak melakukan penyelidikan awal di lokasi kejadian.

Barang-Barang yang Raib

Berdasarkan informasi yang berkembang, pencurian tersebut mengakibatkan hilangnya sejumlah aset penting penunjang kegiatan belajar mengajar. Dari inventarisasi sementara, disebutkan sebanyak 24 unit komputer dan 60 unit tablet turut menjadi sasaran pelaku. Tidak hanya itu, barang-barang lain seperti televisi, proyektor, pengeras suara, penanak nasi, hingga tabung gas elpiji 3 kilogram juga ikut raib. Kejadian ini tentu mengganggu aktivitas sekolah dan menjadi perhatian warga sekitar.

Respons dan Langkah Kepolisian

Menanggapi peristiwa ini, Kapolsek Cibinong Kompol Jony Handoko mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengambil langkah-langkah penyelidikan. Tim telah diterjunkan ke lokasi untuk memeriksa TKP, mengumpulkan bukti, dan memeriksa rekaman CCTV yang ada.

“Masih dalam lidik (penyelidikan), nunggu kepala sekolah buat laporan,” jelas Jony saat dikonfirmasi.

Meski laporan resmi dari pihak sekolah masih dalam proses penyusunan, proses penyidikan terus berjalan. Penyidik juga aktif memeriksa saksi-saksi yang mungkin dapat memberikan informasi terkait kejadian tersebut.

“Kepala sekolah masih mendata (barang yang hilang), (penyidik) sudah (ke lokasi),” lanjutnya.

Proses Inventarisasi dan Kerugian

Saat ini, besaran nilai kerugian material belum dapat dipastikan. Pihak sekolah masih melakukan pendataan dan inventarisasi menyeluruh terhadap seluruh barang yang hilang. Proses ini diperlukan untuk melengkapi laporan resmi kepada kepolisian, yang akan menjadi dasar penyelidikan lebih lanjut. Masyarakat pun diharapkan tetap tenang dan memberikan ruang bagi aparat untuk bekerja menyelesaikan kasus ini.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar