Di Jakarta, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, MURIANETWORK.COM Riza Ul Haq, punya pandangan jelas soal kesenjangan mutu di dunia pendidikan. Menurutnya, pembaruan sistem adalah jembatan utama untuk merapatkan jarak yang lebar antara sekolah negeri dan swasta. Realitanya memang kompleks.
Hari ini, sekolah swasta memperlihatkan dua wajah yang bertolak belakang. Di satu sisi, ada yang jadi magnet hingga orang tua antre panjang. Tapi di sisi lain, banyak juga yang terus terengah-engah mempertahankan jumlah murid agar bisa bertahan.
Begitu penegasan Fajar dalam pernyataan tertulisnya, Senin lalu. Baginya, kunci untuk mengecilkan jurang itu sama sekali bukan terletak pada murid.
Ia justru mengajak semua sekolah untuk introspeksi. Fokusnya harus pada pembaruan kualitas pembelajaran di dalam kelas itu sendiri. Bagaimana caranya? Dengan memastikan kompetensi guru terus diperbarui, dan kepala sekolah punya visi kepemimpinan yang kuat untuk mendongkrak mutu.
Ucapnya lagi. Ia lalu menyentil hasil Tes Kemampuan Akademik SMA yang mencatatkan fakta pahit: masih sedikit sekolah swasta yang masuk 100 besar nasional.
Namun begitu, data itu jangan cuma diratapi. Lebih baik dijadikan cermin bersama untuk bercermin.
tegas Fajar.
Artikel Terkait
Askrindo Genap 55 Tahun, Pacu Transformasi Digital untuk Dukung UMKM
Trump Ultimatum Iran: Seluruh Negara Bisa Hancur dalam Semalam
Kemensos Gelar Doa Bersama dan Sosialisasi untuk Transformasi Budaya Kerja
Remaja 15 Tahun Tewas Ditikam Tetangga Usai Ribut Main Game di Makassar