Trump Umumkan Dana US$5 Miliar untuk Gaza, Hamas Wajib Demiliterisasi

- Senin, 16 Februari 2026 | 05:45 WIB
Trump Umumkan Dana US$5 Miliar untuk Gaza, Hamas Wajib Demiliterisasi

Dia mengatakan penandatanganan dokumen keanggotaan dilakukan usai bertemu Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, di Blair House, Washington. Foto pertemuan itu pun beredar.

Lantas, bagaimana sikap Indonesia?

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Mewengkang, menyatakan kehadiran Israel tidak mengubah niat Indonesia untuk bergabung. Pemerintah menilai perdamaian membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Tapi, pesannya jelas.

Yvonne meminta keikutsertaan Indonesia di BoP jangan dimaknai sebagai normalisasi hubungan politik dengan pihak mana pun. Bukan juga sebagai legitimasi terhadap kebijakan negara tertentu. Intinya, prinsip tetap dijaga.

"Keanggotaan negara manapun dalam BoP tidak mengubah posisi prinsip tersebut," kata Yvonne kepada Bisnis, Kamis (12/2/2026).

Menurutnya, alasan Indonesia terlibat sederhana: ingin ambil bagian dalam stabilisasi, perlindungan warga sipil, bantuan kemanusiaan, dan rekonstruksi Gaza. Semua itu, katanya, sesuai dengan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803 (2025). Niatnya membantu, politik urusan nanti.

Editor: Dewi Ramadhani


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar