Menpora Dorong Terobosan Administrasi untuk Jaga Keberlanjutan Pusat Pelatihan Paralimpiade

- Minggu, 15 Februari 2026 | 13:00 WIB
Menpora Dorong Terobosan Administrasi untuk Jaga Keberlanjutan Pusat Pelatihan Paralimpiade

Guna mengatasi isu keberlanjutan, Kemenpora telah menjalin koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri. Inti dari kerja sama ini adalah memastikan fasilitas olahraga yang dibangun pemerintah, baik pusat maupun daerah, dapat dikelola bersama pihak ketiga secara optimal.

Menpora Erick Thohir menjelaskan bahwa pendekatan komersial yang bertanggung jawab justru diperlukan untuk menjaga aset tersebut. Prinsip utamanya adalah mengutamakan perawatan fasilitas.

"Komersialisasi itu boleh terbuka selama dipergunakan untuk prioritas perawatan aset tersebut. Sudah banyak pemerintah membangun fasilitas olahraga tapi pas perawatan tidak lancar, ini yang perlu diperhatikan. Untuk itu harus ada introspeksi diri," jelasnya.

Fleksibilitas dan Dukungan Hibah

Fleksibilitas dalam pengelolaan dinilai krusial agar aset-aset strategis, termasuk yang diserahkan kepada NPC Indonesia dan organisasi olahraga lain, dapat terjaga dengan baik sesuai kerangka hukum yang berlaku. Untuk mendukung hal ini, pemerintah melalui Kemenpora siap memberikan bantuan pendanaan.

Menutup pernyataannya, Menpora Erick Thohir menyampaikan komitmennya dan harapan besar terhadap masa depan pusat pelatihan ini.

"Insha Allah Kemenpora akan membantu juga untuk biaya perawatan dengan sistem hibah. Semoga bisa berjalan dan aset yang terbaik dan pertama di Asia Tenggara ini bisa terus menjadi yang terbaik," pungkasnya.

Editor: Handoko Prasetyo


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar