Di balik euforia perolehan 135 medali emas di ASEAN Para Games 2025, pemerintah tidak berhenti berbenah. Persiapan untuk menghadapi tantangan yang lebih besar, yaitu Asian Games dan Asian Para Games 2026 di Jepang, telah dimulai dengan melanjutkan program pelatnas secara berkelanjutan.
Meski diakui terdapat keterbatasan anggaran, Kemenpora memastikan koordinasi dan konsolidasi latihan tetap berjalan. “Untuk persiapan Asian Para Games, Kemenpora telah terus berkoordinasi, konsolidasi latihan meski dengan keterbatasan anggaran,” ujarnya.
Lebih lanjut, Erick menyatakan bahwa pihaknya sedang mengupayakan penganggaran dan akan mengundang National Paralympic Committee (NPC) Indonesia untuk bersama-sama mengevaluasi dan menetapkan target. “Kami juga telah menyisir anggaran insha Allah ada ya Pak Surono (Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga) ya, terlepas dari efisiensi anggaran Insha Allah nanti kita juga akan undang NPC untuk duduk bareng seperti apa target-targetnya kita evaluasi bersama,” pungkasnya.
Langkah-langkah ini menunjukkan upaya strategis tidak hanya dalam mencetak prestasi, tetapi juga dalam membangun ekosistem olahraga yang memperhatikan keberlanjutan hidup atlet, dari puncak karier hingga masa pensiun.
Artikel Terkait
Inflasi Maret 2026 Turun Didukung Stabilitas Harga Pangan
Petisi Ahli Siapkan 1.000 Pengacara Bela Polri, Sebut Gugatan Citizen Lawsuit Kasus Ijazah Jokowi Keliru
KPK Apresiasi Presiden dan Wapres Patuh Lapor Kekayaan, Legislatif Tertinggal
Kebakaran Landa Gudang Elpiji SPBE Cimuning di Bekasi, 9 Unit Damkar Dikerahkan