Di Wisma Danantara, Jakarta, Rabu (1/4) lalu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi berbicara kepada para wartawan. Intinya, proses pemulangan jenazah tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon sedang berjalan. Mereka adalah bagian dari pasukan perdamaian PBB di sana, atau UNIFIL.
“Semua sedang proses,” ujar Prasetyo, dengan nada yang tegas namun berhati-hati.
Ia menegaskan, koordinasi terus dilakukan. Terutama dengan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Jenderal Agus Subianto. Tujuannya jelas: memastikan segala sesuatunya berjalan lancar.
Sebenarnya, sehari sebelumnya, Selasa (31/3), Prasetyo sudah mewakili pemerintah menyampaikan duka. Rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya ditujukan kepada keluarga prajurit yang gugur. Mereka adalah Praka Farizal Rhomadhon, Kapten (Inf) Zulmi Aditya Iskandar, dan Sertu Muhammad Nur Ichwan. Tiga nama yang kini harum karena pengabdian terakhirnya di medan misi perdamaian.
“Mewakili Presiden, tentunya kami pemerintah menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya,” katanya kala itu.
Artikel Terkait
JK Kritik WFH ASN: Khawatirkan Penurunan Produktivitas dan Layanan Publik
Bareskrim Sita 6 Kg Emas dan Rp1,4 Miliar dalam Pengembangan Kasus Pencucian Uang Tambang Ilegal
Operasi Ketupat 2026 Berakhir, Angka Kematian Kecelakaan Turun Drastis 31%
Polisi Buru Dua Penjambret Berpengalaman di Jelambar, Aksi Terekam CCTV