Kronologi Lengkap 2 Pemancing Hilang Terseret Ombak di Pantai Cikeueus Sukabumi

- Senin, 17 November 2025 | 09:50 WIB
Kronologi Lengkap 2 Pemancing Hilang Terseret Ombak di Pantai Cikeueus Sukabumi
Kronologi Pemancing Hilang Terseret Ombak di Pantai Cikeueus Sukabumi

Kronologi Lengkap Dua Pemancing Hilang Terseret Ombak di Pantai Cikeueus Sukabumi

Sebuah insiden tragis terjadi di kawasan Pantai Cikeueus, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dimana dua orang pemancing dilaporkan hilang setelah terseret gelombang besar. Kejadian yang menggemparkan masyarakat ini terjadi pada hari Minggu, dan hingga kini proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.

Detik-Detik Menegangkan Sebelum Kejadian

Momen sebelum kedua pemancing tersebut hilang terekam dalam sebuah video yang kini telah tersebar luas. Rekaman video tersebut dengan jelas menunjukkan kondisi ombak Laut Selatan yang sangat besar dan ganas, menerjang tebing karang tanpa henti. Kedua korban terlihat sedang berada di atas batu karang yang langsung berbatasan dengan laut lepas.

Salah satu korban, yang diketahui bernama Ujang Agus, terlihat sedang asyik memancing dan menarik jorannya, seolah mendapatkan ikan yang besar. Tak berapa lama kemudian, rekannya yang mengenakan kemeja biru juga terlihat berdiri di lokasi yang sama. Tiba-tiba, sebuah gelombang raksasa datang menghantam dan menyapu mereka berdua dari atas karang.

Korban Terempas dan Terseret Arus Kuat

Kedua pemancing tersebut langsung terjatuh ke dalam laut dan dengan cepat terseret oleh arus yang sangat kuat. Hanya dalam hitungan menit, mereka menghilang dari permukaan air dan diduga telah terseret hingga ke tengah laut. Kondisi ombak yang masih sangat tinggi dan berbahaya menyulitkan proses identifikasi titik pasti dimana mereka jatuh.

Operasi Pencarian Diluncurkan Tim SAR

Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto, telah mengonfirmasi kejadian ini. Ia menyatakan bahwa timnya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan tentang dua pemancing yang jatuh dan terseret arus. Operasi pencarian segera dilaksanakan di sekitar lokasi kejadian.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari 50 personel dikerahkan untuk melakukan penyisiran, mulai dari titik dimana korban terakhir terlihat hingga menjangkau area laut yang lebih luas. Pencarian dilakukan dengan menggunakan perahu karet dan mencakup area seluas 2 nautical mile dari pantai.

Kendala Cuaca dan Gelombang Tinggi

Sayangnya, operasi pencarian harus menghadapi kendala signifikan akibat kondisi cuaca buruk dan gelombang laut yang tetap tinggi. Faktor ini sangat mempengaruhi visibilitas dan keamanan para petugas selama proses pencarian. Hingga laporan ini dibuat, kedua korban belum berhasil ditemukan, dan pencarian untuk sementara waktu dihentikan karena kondisi alam yang tidak mendukung.

Insiden di Pantai Cikeueus Sukabumi ini kembali mengingatkan kita akan betapa berbahayanya ombak Laut Selatan, terutama saat musim tertentu. Masyarakat dan para wisatawan dihimbau untuk selalu memprioritaskan keselamatan dan mematuhi peringatan dini cuaca sebelum beraktivitas di pesisir pantai.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar