Megawati Panjatkan Doa Khusus untuk Soekarno dan Keluarga Saat Umrah

- Minggu, 15 Februari 2026 | 11:45 WIB
Megawati Panjatkan Doa Khusus untuk Soekarno dan Keluarga Saat Umrah

Permohonan untuk Anak-anak

Di tengah kekhusyukan ibadah umrah, Megawati juga menyempatkan diri memohonkan yang terbaik bagi kedua anaknya, M. Prananda Prabowo beserta istri, dan Puan Maharani. Doa utama yang dipanjatkan adalah agar mereka selalu diberi kesehatan, dijauhkan dari penyakit, serta dilindungi dari fitnah dan kejahatan orang yang dengki.

Megawati menyebut kedua anaknya sebagai pribadi yang cerdas dan berharap kecerdasan itu dapat bermanfaat luas. Lebih dari itu, permohonan khusus dipanjatkan untuk keutuhan dan kerukunan hubungan persaudaraan antara Prananda dan Puan.

Doa yang dibacakan Gus Mis dengan khidmat itu menggambarkan harapan yang mendalam. "Ya Allah, Tuhan yang menurunkan rahmat buat seluruh umat manusia, rukunkan keduanya dalam kerukunan yang Engkau ridai, rahmati persaudaraan keduanya dengan payung kasih dan sayang yang Engkau ridai," tuturnya, menggambarkan ikatan persaudaraan yang diharapkan seerat hubungan Nabi Muhammad SAW dengan Sayyidina Hamzah.

Doa ditutup dengan harapan agar persatuan mereka dalam iman dapat menjadi pondasi untuk membangun partai. "Persatukan mereka dalam iman, islam dan ihsan, yang dengan itu mereka dapat bahu-membahu membangun dan menjaga kejayaan PDI Perjuangan," demikian doa yang dilantunkan.

Harapan dari Internal Partai

Doa-doa yang dipanjatkan Megawati ini mendapat perhatian dari jajaran partai. Ahmad Basarah, Ketua DPP PDI Perjuangan bidang Luar Negeri, yang juga hadir, menyatakan harapannya agar semua doa tersebut dikabulkan.

"Berharap doa Ibu Megawati untuk kerukunan Mas Prananda dan Mbak Puan serta mereka berdua dijauhkan dari segala macam fitnah akan diijabah Allah SWT demi kebaikan dan masa depan partai yang solid dan lebih baik lagi," ungkap Basarah usai menunaikan umrah. Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya harmoni keluarga tersebut dalam konteks yang lebih luas, yaitu untuk keberlangsungan partai.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar