"SPPG wajib menyampaikan edukasi singkat mengenai cara penyimpanan dan konsumsi bertahap paket bundling maksimal tiga hari, serta penegasan paket adalah khusus untuk sasaran penerima manfaat MBG," tegas Dadan.
Penyesuaian Selama Ramadan dan Libur Lainnya
Kebijakan penyesuaian jadwal ini sejalan dengan komitmen BGN untuk menjaga keberlanjutan pelayanan gizi nasional di berbagai momen libur. Sebelumnya, BGN telah memastikan bahwa pelayanan MBG untuk kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita tetap berjalan penuh selama Ramadan.
Namun, terdapat beberapa periode jeda distribusi lainnya. Pada cuti bersama Tahun Baru Imlek (16-17 Februari 2026) dan awal Ramadan (18-22 Februari 2026), pendistribusian MBG dihentikan sementara. Baru pada 23 Februari 2026, distribusi kembali dilanjutkan. Sementara itu, di daerah dengan mayoritas penerima manfaat yang tidak berpuasa, distribusi tetap mengikuti jadwal normal dengan menu siap santap.
Langkah-langkah penyesuaian ini menunjukkan pertimbangan teknis dan logistik yang matang, dengan tetap mengedepankan aspek keamanan pangan dan kepastian layanan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Artikel Terkait
Slot: Musim Terakhir Salah di Liverpool Harus Diakhiri dengan Gemilang
Dedi Kusnandar Dua Kali Tolak Tawaran Persib di Awal Karier
Longsor Ganggu Lintas Kereta Bandung, KAI Perkirakan Normal dalam 5 Jam
Wakil Ketua DPRD DKI Desak Pemprov Atasi Darurat Sampah Pascajebolnya Tembok Kramat Jati