Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Aang Andi Suhandi, menjelaskan detail kejadian tersebut. "Korban yang melaju dari arah Sindangbarang disalip dengan cara berbahaya oleh rombongan Moge seperti yang ada dalam video. Hal itu menyebabkan korban terjatuh ke jurang," ujarnya.
Ia melanjutkan, "Korban hanya terjatuh hingga kedalaman 5 meter. Tidak sampai ke dasar karena tersangkut dahan pohon di tebing."
Dengan sigap, warga setempat dan pengendara lain yang melintas segera turun tangan mengevakuasi korban dari tebing. Meski berhasil diselamatkan, insiden itu tetap meninggalkan cedera yang cukup serius. "Meskipun berhasil diselamatkan, korban mengalami luka di kaki kanannya, sehingga mengganggu aktivitasnya," jelas AKP Aang.
Pelaku Kabur, Polisi Lanjutkan Penyidikan
Yang membuat insiden ini semakin disayangkan adalah sikap pengendara Moge yang diduga menyebabkan kecelakaan. Alih-alih menolong atau memastikan keadaan korban, pengemudi tersebut justru memilih untuk terus melaju meninggalkan lokasi.
"Mogenya terus melaju. Oleh karena itu kami sedang cari identitas pengendara Moge," tegas Kasatlantas. Upaya identifikasi kini difokuskan pada video viral dan data kendaraan untuk menemukan pelaku aksi berbahaya yang tidak hanya mengancam keselamatan orang lain, tetapi juga menunjukkan sikap tidak bertanggung jawab pasca-kejadian.
Insiden ini kembali menyoroti pentingnya etika dan keselamatan berkendara di jalan raya, khususnya di ruas-ruas yang berbatasan dengan tebing atau jurang. Aksi salip yang ugal-ugalan dan tidak mempertimbangkan keselamatan pengguna jalan lain dapat berakibat fatal, sebagaimana yang nyaris dialami korban.
Artikel Terkait
Korban Kedua Kecelakaan di Curug Parigi Ditemukan Meninggal Dunia
Pemerintah Siapkan Skema Rusun Baru untuk MBR dan Kelas Menengah
MER-C dan Tim Pengacara Muslim Kecam Gugurnya Tiga Pasukan Perdamaian TNI, Desak Dibawa ke Mahkamah Internasional
Menteri ATR/BPN dan UIN Palu Sepakati KKN Tematik untuk Sertifikasi Tanah Wakaf