Menteri ATR/BPN dan UIN Palu Sepakati KKN Tematik untuk Sertifikasi Tanah Wakaf

- Rabu, 01 April 2026 | 19:05 WIB
Menteri ATR/BPN dan UIN Palu Sepakati KKN Tematik untuk Sertifikasi Tanah Wakaf

Di aula kampus yang ramai, Rabu (1/4) lalu, sebuah kerja sama penting akhirnya ditandatangani. Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Rektor UIN Datokarama Palu, Lukman S. Thahir, menyepakati Nota Kesepahaman untuk KKN Tematik pertanahan. Intinya, mahasiswa akan dilibatkan secara langsung untuk menangani persoalan legalitas tanah wakaf di masyarakat.

Nusron, dalam kuliah umumnya, menjelaskan bahwa program ini adalah langkah nyata. Masih banyak tanah wakaf yang status hukumnya mengambang, belum punya sertifikat yang jelas. Lewat KKN, mahasiswa diajak turun tangan membantu prosesnya mulai dari mengurus Akta Ikrar Wakaf sampai ke sertifikasinya.

“Melalui KKN Tematik, kami mengajak mahasiswa untuk turun langsung ke masyarakat, membantu menyisir tanah-tanah wakaf yang belum memiliki kepastian hukum,” ujar Nusron.

Optimismenya jelas. Dengan MoU yang menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi ini, ia yakin gelombang pendaftaran tanah wakaf bisa terdongkrak. “Kami percaya mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan. Dengan turun langsung ke lapangan, mereka tidak hanya belajar, tetapi juga berkontribusi nyata,” tambahnya.

Di sisi lain, Rektor Lukman menyambut kolaborasi ini dengan antusias. Kampusnya, kata dia, siap mendukung penuh.

“Insyaallah mungkin di bulan April ini, akan mulai KKN Tematik yang menyangkut pertanahan. Jadi tanah wakaf kita akan bantu juga untuk identifikasi, terutama masjid-masjid yang mungkin belum terselesaikan sertifikat tanahnya,” ungkap Lukman.

Tak cuma MoU, ada satu hal konkret lain yang langsung diserahkan dalam acara itu: Sertifikat Hak Pakai untuk UIN Datokarama Palu. Penyerahan ini bukan sekadar simbolis, melainkan bukti komitmen pemerintah memberi kepastian hukum atas aset negara, khususnya untuk kepentingan pendidikan.

Acara yang digelar Rabu itu pun dihadiri sejumlah pejabat terkait. Tampak hadir Direktur Jenderal Tata Ruang Suyus Windayana, Staf Khusus Bidang Reforma Agraria Rezka Oktoberia, Tenaga Ahli Bidang Komunikasi Publik Rahmat Sahid, serta Kepala Kantor Wilayah BPN Sulawesi Tengah Muhammad Naim beserta stafnya.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar