Jakarta, 1 April 2026 – Kebutuhan rumah di kota-kota besar makin kompleks. Tak cuma soal jumlah, tapi juga variasi. Menjawab hal ini, pemerintah kini menyiapkan skema baru pembangunan hunian vertikal atau rusun yang menargetkan dua kelompok sekaligus: masyarakat berpenghasilan rendah dan kelas menengah tangguh.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, mengungkapkan hal itu dalam sebuah konferensi pers di Kantor BP BUMN, Rabu lalu. Menurutnya, kebijakan ini penting untuk mengakomodasi karakteristik dan kebutuhan yang berbeda dari masing-masing segmen.
Selama ini fokus pemerintah memang lebih banyak tertuju pada penyediaan rumah subsidi. Namun, tekanan dari kelompok menengah yang juga kesulitan menemukan hunian layak di lokasi strategis ternyata tak bisa diabaikan. Mereka punya selera dan kemampuan ekonomi yang berbeda.
Artikel Terkait
BPS Temukan 3.934 Penerima Bantuan BPJS Katastropik Meninggal Dunia
Trump Klaim Iran Minta Gencatan Senjata, Tuntut Buka Selat Hormuz
Dishub Bogor Tegaskan Tilang Taksi Jakarta karena Langgar Wilayah Operasi, Bukan Sekadar Pelat B
Pedagang Ketoprak Ditikam Dua Orang di Cengkareng Dini Hari