MURIANETWORK.COM - Seorang pengendara sepeda motor di Cianjur, Jawa Barat, mengalami luka-luka setelah terperosok ke jurang akibat aksi salip berbahaya yang dilakukan rombongan pengendara Motor Gede (Moge). Insiden yang terekam kamera dan viral di media sosial itu terjadi di Jalur Cianjur Selatan, Kamis (12/2/2026). Polisi kini tengah berupaya mengidentifikasi dan melacak pengendara Moge yang diduga memicu kecelakaan dan langsung meninggalkan lokasi kejadian.
Kronologi Aksi Salip yang Berujung Kecelakaan
Video berdurasi 1 menit 20 detik itu merekam momen pengendara motor bernama Dian Rusdiana (34) melaju dari arah Sindangbarang menuju Cianjur. Situasi lalu lintas tampak tenang sebelum kemudian diwarnai aksi rombongan Moge. Satu per satu kendaraan besar itu menyalip kendaraan Dian dengan kecepatan tinggi.
Namun, aksi berbahaya terjadi di kawasan Kampung Cigadog, Desa Sukajaya, Kecamatan Tanggeung. Sebuah Moge yang menyalip tiba-tiba memotong laju kendaraan Dian dari samping dan secara mendadak mengerem di depannya. Manuver mendadak itu membuat Dian tak punya waktu untuk menghindar.
Motor bernomor polisi B 3402 GEZ yang dikendarainya pun menabrak bagian belakang Moge tersebut. Benturan itu menyebabkan kendaraannya oleng tak terkendali dan terlempar ke sisi kanan jalan, lalu jatuh ke sebuah jurang.
Korban Selamat Berkat Tersangkut di Tebing
Meski terlempar ke jurang, nasib Dian ternyata masih beruntung. Menurut keterangan polisi, korban tidak jatuh hingga ke dasar jurang yang diperkirakan sedalam 15 meter.
Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Aang Andi Suhandi, menjelaskan detail kejadian tersebut. "Korban yang melaju dari arah Sindangbarang disalip dengan cara berbahaya oleh rombongan Moge seperti yang ada dalam video. Hal itu menyebabkan korban terjatuh ke jurang," ujarnya.
Ia melanjutkan, "Korban hanya terjatuh hingga kedalaman 5 meter. Tidak sampai ke dasar karena tersangkut dahan pohon di tebing."
Dengan sigap, warga setempat dan pengendara lain yang melintas segera turun tangan mengevakuasi korban dari tebing. Meski berhasil diselamatkan, insiden itu tetap meninggalkan cedera yang cukup serius. "Meskipun berhasil diselamatkan, korban mengalami luka di kaki kanannya, sehingga mengganggu aktivitasnya," jelas AKP Aang.
Pelaku Kabur, Polisi Lanjutkan Penyidikan
Yang membuat insiden ini semakin disayangkan adalah sikap pengendara Moge yang diduga menyebabkan kecelakaan. Alih-alih menolong atau memastikan keadaan korban, pengemudi tersebut justru memilih untuk terus melaju meninggalkan lokasi.
"Mogenya terus melaju. Oleh karena itu kami sedang cari identitas pengendara Moge," tegas Kasatlantas. Upaya identifikasi kini difokuskan pada video viral dan data kendaraan untuk menemukan pelaku aksi berbahaya yang tidak hanya mengancam keselamatan orang lain, tetapi juga menunjukkan sikap tidak bertanggung jawab pasca-kejadian.
Insiden ini kembali menyoroti pentingnya etika dan keselamatan berkendara di jalan raya, khususnya di ruas-ruas yang berbatasan dengan tebing atau jurang. Aksi salip yang ugal-ugalan dan tidak mempertimbangkan keselamatan pengguna jalan lain dapat berakibat fatal, sebagaimana yang nyaris dialami korban.
Artikel Terkait
Korlantas Polri Operasikan Drone ETLE di Tol Jakarta-Cikampek untuk Awasi Truk ODOL
Korlantas Polri Kerahkan Drone ETLE di Ruas Vital Jakarta untuk Awasi Pelanggaran
Kebakaran Gudang Pestisida di Cisadane Picu Ancaman Pencemaran Air dan Risiko Kesehatan Jangka Panjang
Kompol Seala Syah Alam Raih Gelar Doktor Cum Laude dengan Disertasi Polisi Komunitas di Era Digital