MURIANETWORK.COM - Persebaya Surabaya harus mengakui keunggulan Bhayangkara FC dengan skor 1-2 dalam laga pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (14/2/2025) malam. Kekalahan ini secara mengejutkan menghentikan rekor 13 laga tak terkalahkan tim berjuluk Bajul Ijo, sekaligus membuat perjalanan mereka mengejar papan atas klasemen semakin berat.
Runtuhnya Rekor Tak Terkalahkan Persebaya
Sebelum pertandingan ini, Persebaya merupakan salah satu tim yang paling sulit dikalahkan dalam beberapa bulan terakhir. Catatan 6 kemenangan dan 7 hasil imbang sejak 18 Oktober 2025 akhirnya terhenti di tangan Bhayangkara. Ironisnya, kekalahan terakhir Persebaya di kandang sendiri, Stadion Gelora Bung Tomo, juga terjadi musim ini, yaitu saat takluk dari Persija Jakarta.
Dampak Signifikan pada Papan Klasemen
Hasil ini membawa konsekuensi langsung bagi peta persaingan. Di satu sisi, Persebaya tertahan di posisi kelima dengan 35 poin, gagal mendekati Malut United yang menguasai posisi keempat dengan selisih 5 poin. Peluang menembus zona empat besar pun menjadi lebih sulit.
Sebaliknya, kemenangan ini sangat berarti bagi Bhayangkara FC. Selain mengembalikan kepercayaan diri usai kekalahan dari Borneo FC pekan lalu, tiga poin ini mengangkat tim yang dijuluki The Guardians ke posisi kedelapan klasemen dengan 29 poin, memperkuat posisi mereka di tengah papan.
Jalannya Pertandingan di Gelora Bung Tomo
Bhayangkara menunjukkan start yang lebih baik dan berhasil membungkam puluhan ribu suporter tuan rumah dengan dua gol di babak pertama. Bernard Doumbia membuka keunggulan pada menit ke-26, sebelum Moussa Sidibe menggandakannya di masa injury time babak pertama.
Tekanan dari Persebaya meningkat di babak kedua. Namun, pertahanan Bhayangkara yang terorganisir dengan baik hanya membiarkan satu kebobolan. Mihailo Perovic akhirnya berhasil mengurangi ketertinggalan pada menit ke-64, tetapi gol itu tidak cukup untuk menyelamatkan satu poin bagi Bajul Ijo.
Susunan Pemain Kedua Kekuatan
Pelatih Persebaya melakukan beberapa perubahan pemain untuk membalikkan keadaan, termasuk memasukkan Catur Pamungkas sejak awal babak kedua. Upaya mengejar gol juga terlihat dari masuknya sejumlah penyerang seperti Suaib dan Wicaksono di menit-menit akhir.
Di sisi lain, Bhayangkara mempertahankan komposisi yang solid. Pelatih mereka melakukan pergantian strategis untuk menjaga stamina dan mengamankan hasil, seperti memasukkan Leo Silva di masa injury time untuk memperkuat lini tengah.
Berikut susunan pemain lengkap kedua tim:
Persebaya Surabaya: Ramadhani, Jefferson, Irianto, Mitrevski, Araya (Catur 46'), Raickovic, Firmansyah (Suaib 81'), Rivera, Bruno (Matos 66'), Perovic (Wicaksono 81'), Freitas Gali (Lelis 85').
Bhayangkara FC: Savik, Gede, Sadiki, Damjanovic (Leo Silva 90 2'), Missa, Ichsan (Rizki 75'), Moises, Sidibe, Matsumura (Yamamoto 81'), Mbaga, Doumbia.
Artikel Terkait
Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 6 Kilometer
Kapolres Depok Siapkan Pesantren Kilat untuk Remaja Nakal Selama Ramadan
Jasa Marga Luncurkan Travoy Go, Sistem RFID untuk Antisipasi Antrean Mudik 2026
BSI Tambah 9 Juta Nasabah dalam 5 Tahun, Targetkan Masuk 5 Besar Global