Persebaya Tumbang dari Bhayangkara, Rekor 13 Laga Tak Terkalahkan Terhenti

- Sabtu, 14 Februari 2026 | 23:30 WIB
Persebaya Tumbang dari Bhayangkara, Rekor 13 Laga Tak Terkalahkan Terhenti

MURIANETWORK.COM - Persebaya Surabaya harus mengakui keunggulan Bhayangkara FC dengan skor 1-2 dalam laga pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (14/2/2025) malam. Kekalahan ini secara mengejutkan menghentikan rekor 13 laga tak terkalahkan tim berjuluk Bajul Ijo, sekaligus membuat perjalanan mereka mengejar papan atas klasemen semakin berat.

Runtuhnya Rekor Tak Terkalahkan Persebaya

Sebelum pertandingan ini, Persebaya merupakan salah satu tim yang paling sulit dikalahkan dalam beberapa bulan terakhir. Catatan 6 kemenangan dan 7 hasil imbang sejak 18 Oktober 2025 akhirnya terhenti di tangan Bhayangkara. Ironisnya, kekalahan terakhir Persebaya di kandang sendiri, Stadion Gelora Bung Tomo, juga terjadi musim ini, yaitu saat takluk dari Persija Jakarta.

Dampak Signifikan pada Papan Klasemen

Hasil ini membawa konsekuensi langsung bagi peta persaingan. Di satu sisi, Persebaya tertahan di posisi kelima dengan 35 poin, gagal mendekati Malut United yang menguasai posisi keempat dengan selisih 5 poin. Peluang menembus zona empat besar pun menjadi lebih sulit.

Sebaliknya, kemenangan ini sangat berarti bagi Bhayangkara FC. Selain mengembalikan kepercayaan diri usai kekalahan dari Borneo FC pekan lalu, tiga poin ini mengangkat tim yang dijuluki The Guardians ke posisi kedelapan klasemen dengan 29 poin, memperkuat posisi mereka di tengah papan.

Jalannya Pertandingan di Gelora Bung Tomo

Bhayangkara menunjukkan start yang lebih baik dan berhasil membungkam puluhan ribu suporter tuan rumah dengan dua gol di babak pertama. Bernard Doumbia membuka keunggulan pada menit ke-26, sebelum Moussa Sidibe menggandakannya di masa injury time babak pertama.

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar