Sabtu sore di Glodok, suasana kembali riuh. Padahal baru beberapa hari lalu trotoar di kawasan Pecinan itu dibersihkan petugas. Kini, lapak-lapak pedagang kaki lima sudah kembali memenuhi jalur pejalan kaki, berjejalan dengan puluhan motor yang diparkir seenaknya.
Pantauan sekitar pukul empat sore menunjukkan pemandangan yang cukup semrawut. Deretan tenda dan plastik penutup memenuhi sisi trotoar, menjajakan aneka barang dari pakaian sampai makanan. Akibatnya, ruang untuk pejalan kaki nyaris tak tersisa.
Di luar trotoar, situasinya tak kalah parah. Puluhan sepeda motor diparkir rapat, menutupi sebagian besar jalan. Pejalan kaki pun terjepit. Mereka terpaksa berjalan zig-zag mencari celah, atau memilih turun ke badan jalan dan berbagi ruang dengan kendaraan yang melintas cepat.
"Misi, permisi jangan berhenti tengah jalan dong,"
keluh seorang pengunjung yang tampak kesulitan melewati kerumunan itu. Ucapannya nyaris tenggelam oleh hiruk-pikuk sekitar.
Artikel Terkait
Hakim Federal Hentikan Sementara Proyek Ballroom Mewah Trump di Gedung Putih
Bandara Ngurah Rai Layani 1,14 Juta Penumpang Saat Posko Lebaran 2026
Indonesia Desak DK PBB Gelar Sidang Darurat Usai Tiga Pasukan Perdamaiannya Gugur di Lebanon
Swedia Lolos ke Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Polandia 3-2 dalam Drama Play-off