Di balik upaya preventif tersebut, operasi pemeliharaan jalan tetap berjalan. Siti menyebutkan bahwa petugas lapangan atau yang kerap disebut 'pasukan kuning' terus dikerahkan untuk melakukan patroli rutin. Mereka memantau kondisi jalan sekaligus merespons laporan dari masyarakat mengenai kerusakan yang ditemui.
Penanganan darurat, menurutnya, tidak berhenti meski hujan terus mengguyur. "Penanganan segera atau darurat terhadap jalan berlubang tetap dilakukan meskipun curah hujan di Jakarta masih tinggi. Hal ini sebagai komitmen Dinas Bina Marga untuk melayani masyarakat khususnya para pengguna jalan," ungkap Siti.
Kunci Utama: Kehati-hatian Pengendara
Meski upaya perbaikan terus dilakukan, faktor terpenting tetaplah perilaku berkendara yang aman. Siti kembali mengingatkan bahwa kondisi jalan di musim hujan memang memerlukan adaptasi. Menjaga jarak aman, mengurangi kecepatan, dan fokus penuh saat menyetir adalah langkah sederhana yang dampaknya sangat besar untuk keselamatan bersama di jalan raya.
Artikel Terkait
Pesawat Angkut Militer Rusia An-26 Jatuh di Krimea, 29 Orang Tewas
Mendagri Resmikan Kebijakan WFH Sehari Seminggu untuk ASN Daerah
Polisi Tangkap Pelaku Penipuan Investasi Sarang Walet Rugikan Korban Rp 78 Miliar
Mendagri Terbitkan SE, ASN Daerah Boleh WFH Setiap Jumat Mulai 2026