KKP Buka Data Kelautan Seluas-Luasnya untuk Dongkrak Ekonomi Biru Jelang Ocean Impact Summit 2026

- Sabtu, 14 Februari 2026 | 09:05 WIB
KKP Buka Data Kelautan Seluas-Luasnya untuk Dongkrak Ekonomi Biru Jelang Ocean Impact Summit 2026

Untuk itu, KKP kini fokus pada tiga pilar: buka data, terapkan teknologi, dan bangun kepercayaan masyarakat. Mereka berupaya memperkuat kualitas dan akses data kelautan-perikanan agar benar-benar bisa dimanfaatkan oleh siapa saja, dari peneliti hingga investor.

Di sisi lain, soal strategi komunikasi juga tak kalah penting. Adita Irawati, Tenaga Ahli Utama Bakom RI, menekankan perlunya sinergi multipihak untuk menyebarluaskan narasi ekonomi biru secara masif dan terukur menuju OIS 2026.

Sementara itu, dari sisi teknologi, Sekretaris Jenderal Korika, Sri Safitri, mendorong pemanfaatan Kecerdasan Artifisial (AI). Teknologi ini, katanya, bisa mempercepat pengolahan data kelautan secara drastis.

Dia melihat Indonesia sedang berada di era transisi penting, dari negara kepulauan menuju negara algoritma. Sebagai laboratorium kelautan yang sangat kompleks, Indonesia seharusnya bisa memimpin tata kelola laut berbasis AI untuk masa depan yang berkelanjutan.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono sudah menyebut target besar di balik OIS 2026. Selain membuka peluang investasi dan bisnis di ekonomi biru khususnya farmasi laut acara ini diharapkan bisa menempatkan Indonesia sebagai gerbang ekonomi kelautan di kawasan Asia Tenggara. Impian yang cukup ambisius, tapi dengan persiapan yang matang dan transparan, bukan mustahil untuk diwujudkan.

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar