Di hadapan para perwira Polri, Presiden Prabowo Subianto menyentuh isu yang kerap mengemuka: tuduhan pelanggaran HAM terhadap anggota TNI. Ia tampak tak habis pikir dengan anggapan itu.
"Jenderal-jenderal kita yang paling hebat, paling jago, dimaki-maki," ujarnya, suaranya terdengar tegas.
"Dituduh penjahat perang, dituduh melanggar HAM."
Pernyataan itu disampaikannya Jumat lalu, dalam acara peresmian SPPG Polri se-Indonesia di Polsek Palmerah, Jakarta. Menurutnya, catatan sejarah TNI patut dipertimbangkan. Prabowo lantas membandingkan. Ia menyebut institusi itu tak pernah menargetkan tempat-tempat vital sipil dalam operasinya.
"Rasanya TNI nggak pernah "ngebom" rumah sakit," katanya, disusul dengan contoh lain.
Artikel Terkait
Indodax Raih Dua Penghargaan Platform Kripto Terpercaya 2026
PBB Kecam RUU Hukuman Mati Israel, Sebut Kejam dan Diskriminatif
Gejolak Iran Ancam Rantai Pasok Industri, Harga BBM Dijamin Tak Naik
Iran Ancam Serang Microsoft hingga Boeing, Balas Dendam atas Tewasnya Pejabat Tinggi