Lagi-lagi insiden di laut memicu ketegangan. Otoritas Jepang baru-baru ini menyita sebuah kapal penangkap ikan asal China. Tak cuma itu, sang kapten kapal pun ikut ditangkap. Banyak yang menilai, peristiwa ini bisa memperkeruh hubungan kedua negara yang memang sedang tidak akur.
Menurut sejumlah saksi, kejadiannya berlangsung di lepas pantai selatan Jepang, tepatnya Kamis lalu waktu setempat. Nah, ini terjadi cuma selang tiga bulan setelah PM Jepang Sanae Takaichi mengeluarkan pernyataan keras. Waktu itu, dia bilang negaranya siap turun tangan secara militer kalau China coba-coba merebut Taiwan dengan paksa. Gak perlu ditanya lagi, komentar itu langsung bikin Beijing naik pitam dan hubungan kedua negara pun jadi makin runyam.
Badan perikanan Jepang menjelaskan kronologinya. Mereka bilang, inspektur perikanan sempat memerintahkan kapal itu untuk berhenti dan diperiksa.
“Tapi kapal tersebut gagal mematuhinya dan malah memilih kabur,” begitu bunyi pernyataan resmi mereka yang dilansir AFP, Jumat kemarin.
“Akibatnya, kapten kapal itu akhirnya kami tangkap di hari yang sama,” imbuh pernyataan itu lagi.
Artikel Terkait
Mendagri Terbitkan SE, ASN Daerah Boleh WFH Setiap Jumat Mulai 2026
Menaker Usulkan Industri Kreatif Jadi Laboratorium Magang Nasional
Bupati Banyuwangi Paparkan Capaian 2025: IPM Naik, Kemiskinan Turun, Ekonomi Tumbuh 5,65%
Menteri Fadli Zon Dukung Rencana Festival Budaya Internasional pada 2026