Usaha Sia-sia dan Nasib Malang Barcelona
Memasuki babak kedua, Barcelona berusaha menata permainan dan mencari celah. Usaha mereka sempat membuahkan tanda kehidupan ketika Pau Cubarsi membobol gawang Atletico pada menit ke-51. Sayangnya, sorak suporter Barca segera dipadamkan wasit yang menganulir gol tersebut karena posisi offside Robert Lewandowski.
Nasib buruk Barcelona semakin lengkap menjelang akhir laga. Eric Garcia, yang sudah mendapat kartu kuning, melakukan pelanggaran keras terhadap Alex Baena. Wasit tak ragu mengeluarkan kartu merah, memaksa Blaugrana menyelesaikan laga dengan sepuluh pemain.
Mission Impossible di Camp Nou
Kekalahan telak 0-4 ini meninggalkan luka dalam dan tugas yang sangat berat bagi Barcelona. Untuk bisa melaju ke final, mereka harus menang dengan selisih minimal lima gol saat menjamu Atletico di Camp Nou pada leg kedua, Rabu 4 Maret mendatang.
Sejarah pertandingan antar kedua tim menunjukkan bahwa membalikkan defisit sebesar itu adalah hal yang sangat sulit, apalagi melawan tim sepadat dan seefisien Atletico Madrid. Pelatih Barcelona dituntut untuk merancang strategi luar biasa sekaligus membangkitkan mental anak asuhnya.
"Mereka harus bermain sempurna dan berharap Atletico memiliki hari yang buruk," tutur seorang analis. "Skor ini praktis memberi Atletico tiket yang hampir pasti ke final."
Susunan Pemain Awal
Atletico Madrid menurunkan formasi terbaik mereka dengan kiper Oblak di bawah mistar. Sementara Barcelona, yang tampil dengan skema 4-3-3, harus mengakui keunggulan taktik dan efisiensi lawan di laga ini. Detail susunan pemain dari kedua tim dapat dilihat pada gambar yang tersedia.
Artikel Terkait
Kontroversi Penalti Akhiri Upaya Timnas Indonesia di Final FIFA Series
Angin Puting Beliung Terjang Kudus, 221 Rumah Rusak di Empat Desa
DKI Mulai Bangun Zebra Cross di Tebet, Respons Atas Inisiatif Warga
Guru MTs di Depok Diduga Sebar Brosur Jasa Seksual, Mengidap HIV Sejak 2014