Kecemasan sempat melanda sejumlah sekolah di Depok, Jawa Barat, setelah ancaman bom tiba melalui surel. Namun, situasi kini sudah bisa ditenangkan. Tim gabungan dari Detasemen Gegana Brimob dan Polres Metro Depok telah menyisir sepuluh sekolah yang disebut dalam ancaman itu. Hasilnya? Tidak ditemukan satu pun benda berbahaya.
“Sudah semua dicek, dipastikan aman. Tak ada benda berbahaya ditemukan,”
kata AKP Made Budi, Kepala Seksi Humas Polres Metro Depok, Selasa lalu. Suaranya terdengar melegakan, meski investigasi masih terus berjalan.
Di sisi lain, polisi sudah mulai menguak motif di balik aksi teror ini. Dari isi surel yang dikirim pelaku, terungkap bahwa dia bertindak karena didorong rasa kesal dan kekecewaan.
“Untuk motif maupun ancaman yang disampaikan oleh terduga pelaku memang isi dari e-mail yang disampaikan oleh pelaku bahwa pelaku merasa kesal ataupun merasa kecewa,”
jelas Made Budi lebih lanjut.
Langkah penyidik tak berhenti di situ. Mereka telah mendatangi alamat rumah yang tercantum dalam pengiriman surel ancaman tersebut. Sayangnya, belum ada perkembangan lebih detail yang bisa diungkap ke publik untuk saat ini.
“Penyidik Polres Metro Depok sudah mendatangi lokasi yang disebutkan oleh terduga pelaku. Namun saat ini masih terus dilakukan penyidikan dan akan kami sampaikan nanti hasil dari penyidikan tersebut,”
tuturnya.
Sebagai bagian dari proses penyelidikan, polisi juga telah memeriksa keterangan dua orang saksi dari pihak sekolah. Upaya untuk melacak dan menangkap pelaku masih terus digenjot, demi memastikan rasa aman benar-benar pulih dan kejadian serupa tidak terulang.
Artikel Terkait
Sekjen DPD RI Tekankan Meritokrasi dalam Pelantikan Lima Pejabat Tinggi
Pemerintah Batam Sambut Positif Roadshow Pendidikan dan Budaya AS
KPK Tangkap Dua Hakim PN Depok, Cermati Pola Suap Sengketa Lahan di Kawasan Wisata
Menteri Luar Negeri: Dewan Perdamaian Gaza Belum Ambil Aksi Nyata