Kapolri Ingatkan Ancaman Paham Radikal Baru Neo-Nazi dan Supremasi Kulit Putih yang Incar Anak-Anak

- Jumat, 13 Februari 2026 | 08:50 WIB
Kapolri Ingatkan Ancaman Paham Radikal Baru Neo-Nazi dan Supremasi Kulit Putih yang Incar Anak-Anak

"Beberapa waktu yang lalu Densus mendapatkan temuan bahwa ada paham radikal baru namanya natural selection, neo-nazi, dan white supremacy yang targetnya adalah anak-anak di bawah umur," jelas Jenderal Sigit dalam sambutannya.

Ia melanjutkan dengan ajakan yang lebih personal. "Jadi tolong ini saya titipkan kepada kita yang tentunya juga di samping ada yang bujangan, saya yakin juga ada yang sudah punya keluarga," ucapnya.

"Tolong dicek ketika anak kita kemudian mulai ada perilaku yang mencurigakan, banyak menyendiri, kurang berkomunikasi dengan keluarga, tolong itu digali, diajak komunikasi," tambah Kapolri menekankan pentingnya pendekatan komunikatif.

Mengenali Perubahan Perilaku Sebagai Langkah Awal

Pesan dari pimpinan Polri ini menggarisbawahi bahwa pencegahan dimulai dari kesadaran untuk mengenali perubahan-perubahan kecil. Perilaku seperti menarik diri dari pergaulan keluarga dan kecenderungan untuk menyendiri bisa menjadi tanda awal yang perlu dicermati, sebelum pemahaman radikal tersebut mengakar lebih dalam.

Imbauan ini bukan dimaksudkan untuk mencurigai setiap tingkah laku anak, melainkan sebagai seruan untuk membangun kedekatan dan komunikasi yang lebih intensif. Dalam situasi saat ini, peran keluarga sebagai ruang dialog yang aman dan penuh pemahaman menjadi kunci utama untuk melindungi anak-anak dari paparan ideologi berbahaya yang menyebar, termasuk melalui kanal-kanal digital.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar