Budiman menjelaskan, pengelolaan yang terintegrasi dalam satu ekosistem akan memperkuat kapasitas kelembagaan sekaligus membuka akses finansial yang lebih luas bagi koperasi dan komunitas nelayan. Hal ini pada gilirannya diharapkan dapat mendorong produktivitas secara berkelanjutan.
“Bapak Presiden menyampaikan bahwa pengentasan kemiskinan tidak mungkin terjadi secara berkelanjutan jika koperasi dan kampung nelayan tidak diperkuat. Mereka yang sudah terentaskan pun bisa kembali jatuh miskin jika kelembagaan lemah,” jelasnya.
Harapan untuk Kesejahteraan Nelayan yang Berkelanjutan
Dengan sinergi lintas sektor yang lebih rapi, Budiman berharap kesejahteraan nelayan dapat ditingkatkan secara fundamental dan berkelanjutan. Usulan yang dibahas dalam rapat tersebut telah mendapat perhatian dari Presiden.
“Kami menyampaikan beberapa usulan dan berdiskusi dengan Bapak Presiden. Beliau menerima laporan tersebut dan akan memberikan arahan lebih lanjut,” kata Budiman, menutup penjelasannya mengenai rapat yang diharapkan menjadi langkah awal penataan ulang strategi pengentasan kemiskinan di Indonesia.
Artikel Terkait
Polisi Gulung Laboratorium Gelap Ekstasi dan Happy Water di Apartemen Jakarta Timur
Kebakaran SPBE di Bekasi Tewaskan 10 Orang, Korban Alami Luka Bakar Parah
Malaysia Terapkan WFH untuk Aparatur Sipil Negara Mulai April 2026
Kebakaran Hanguskan Delapan Ruang Kelas di SMPN 2 Samarinda, Tak Ada Korban Jiwa