"Dari total barang bukti yang berhasil disita, kita dapat mengasumsikan telah menyelamatkan kurang lebih 234 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkotika," ucapnya.
Pesan pun disampaikan. Ia mengajak semua lapisan masyarakat ikut berperan aktif. Ancaman narkoba, terangnya, sangat nyata dan bisa merusak generasi muda.
"Narkotika adalah ancaman nyata bagi bangsa. Mari bersama menjaga Kepulauan Anambas agar terbebas dari narkoba dan tindak pidana lainnya demi masa depan yang lebih baik," tuturnya.
Acara itu sendiri dihadiri sejumlah pejabat. Wakil Bupati Raja Bayu Febri Gunadian hadir, begitu pula perwakilan dari Lanal Tarempa, Danramil, Kejaksaan Negeri, Dinas Kesehatan, serta jajaran polisi dan awak media.
Ke depan, Polres Kepulauan Anambas memastikan akan terus menggencarkan upaya pencegahan dan penindakan. Perang terhadap narkoba di pulau perbatasan ini tampaknya masih panjang.
Artikel Terkait
Kontroversi Penalti Akhiri Upaya Timnas Indonesia di Final FIFA Series
Angin Puting Beliung Terjang Kudus, 221 Rumah Rusak di Empat Desa
DKI Mulai Bangun Zebra Cross di Tebet, Respons Atas Inisiatif Warga
Guru MTs di Depok Diduga Sebar Brosur Jasa Seksual, Mengidap HIV Sejak 2014