Di sisi lain, publikasi foto-foto resmi menjelang kongres politik bulan ini dianggap semakin memperkuat pandangan tersebut. Keluarga Kim sendiri telah berkuasa selama beberapa dekade dengan kultus "garis keturunan Paektu" yang sangat kuat. Nah, dalam beberapa tahun terakhir, sosok Ju Ae memang makin kerap terlihat. Ia mendampingi sang ayah di berbagai agenda strategis, mulai dari inspeksi militer hingga acara kenegaraan besar.
Media pemerintah Pyongyang pada Januari lalu, misalnya, menampilkan Ju Ae memberi penghormatan bersama Kim Jong Un di Istana Matahari Kumsusan. Tempat itu adalah lokasi persemayaman pendiri negara, Kim Il Sung, dan Kim Jong Il. Momen seperti inilah yang kerap dianalisis para pengamat sebagai isyarat politik yang kuat.
Kongres partai yang dijadwalkan pada akhir Februari nanti diprediksi akan membahas banyak hal. Mulai dari arah kebijakan luar negeri, strategi pertahanan, hingga program nuklir untuk lima tahun ke depan. Pertanyaannya sekarang, apakah forum besar ini juga akan menjadi panggung untuk lebih mengukuhkan posisi sang putri? Hanya waktu yang bisa menjawab. Namun, semua indikator sejauh ini mengarah ke sana.
Artikel Terkait
Timnas Indonesia Runner-up FIFA Series 2026 Usai Takluk Tipis dari Bulgaria
Motif Ekonomi di Balik Pembunuhan dan Mutilasi di Kios Ayam Geprek Bekasi
Pria Lansia Disiram Air Keras Saat Berangkat Salat Subuh di Bekasi
Polisi Tangkap Penadah Baru dan Temukan Potongan Tubuh Korban Mutilasi di Bekasi