Langit di atas Mediterania Timur kembali bergejolak. Sebuah rudal balistik yang meluncur dari Iran berhasil ditembak jatuh setelah memasuki wilayah udara Turki. Penangkalan ini dilakukan oleh sistem pertahanan udara NATO yang ditempatkan di kawasan itu.
Menurut sejumlah saksi, kejadian ini sudah yang ketiga kalinya terjadi hanya dalam hitungan bulan. Sebelumnya, awal Maret lalu, dua proyektil serupa juga berhasil dinetralisasi. Yang pertama, puing-puingnya berhamburan di distrik Dortyol, Hatay. Lalu, beberapa hari berselang, rudal lain jatuh di area kosong Gaziantep beruntung tak ada korban jiwa.
Kementerian Pertahanan Turki langsung angkat bicara. Dalam pernyataan tertulisnya Senin lalu, mereka bersikukuh akan bertindak tegas terhadap segala bentuk ancaman.
demikian bunyi pernyataan resmi mereka, seperti dikutip media lokal Yeni Safak.
Artikel Terkait
Hasil SNBP 2026 Diumumkan Hari Ini, Bisa Dicek Mulai Pukul 15.00 WIB
Bos Mafia Skotlandia Buron Interpol Diamankan di Bali
Omoway Perkenalkan Omo-Robot, Arsitektur Baru untuk Motor Masa Depan
Trump Bersedia Tunda Pembukaan Selat Hormuz, Fokus Hancurkan Kemampuan Militer Iran