Menkeu Tawarkan Insentif untuk Dongkrak Potensi Ekonomi Syariah

- Kamis, 12 Februari 2026 | 17:45 WIB
Menkeu Tawarkan Insentif untuk Dongkrak Potensi Ekonomi Syariah

Sebagai contoh nyata, Purbaya menyoroti industri busana muslim yang masih banyak diisi oleh produk impor. Padahal, dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, pangsa pasar domestik seharusnya dapat dikuasai oleh produk dalam negeri. Situasi ini, menurutnya, mencerminkan salah satu celah yang perlu segera ditutup.

"Saya melindungi pasar domestik kita supaya produk-produk kita, produk-produk syariah buatan dalam negeri bisa berkibar di sini," ujarnya dengan penuh keyakinan.

Tantangan Kapasitas dan Sinergi Ke Depan

Di balik optimisme tersebut, Menteri Keuangan juga mengakui adanya tantangan mendasar. Kapasitas produksi dan keahlian dalam mengembangkan bisnis berbasis syariah dinilai masih perlu ditingkatkan secara signifikan. Untuk itu, sinergi yang erat antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama.

Purbaya meyakini, dengan kolaborasi yang solid, bukan hanya pasar dalam negeri yang dapat dikuasai, tetapi juga peluang ekspor ke pasar global dapat direbut secara bertahap. "Kalau dioptimalkan, pasar dalam negeri dikuasai produsen dalam negeri kita juga menguasai pasar internasional secara bertahap," pungkasnya.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar