MURIANETWORK.COM - Sungai Cisadane di wilayah Tangerang Raya mengalami pencemaran pestisida menyusul kebakaran di sebuah pabrik di kawasan Serpong, Kota Tangerang Selatan. Pemerintah memperkirakan proses pembersihan lingkungan dari bahan kimia beracun ini dapat memakan waktu hingga dua minggu. Kebakaran yang terjadi pada Senin (9/2/2026) itu menyebabkan bahan kimia mengalir ke aliran sungai, mengancam ekosistem dan kesehatan warga di tiga wilayah administratif.
Koordinasi Penanganan Segera Dimulai
Menanggapi insiden ini, berbagai pihak dari tingkat pusat hingga daerah telah bergerak cepat. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Banten, Wawan Gunawan, menjelaskan bahwa langkah teknis penanganan akan dikoordinasikan dengan Kementerian Lingkungan Hidup. Sementara itu, otoritas sungai setempat telah mengambil sampel air untuk diteliti lebih lanjut.
Wawan menegaskan urgensi dari operasi pembersihan ini. "Nah, ini kan pabrik pestisida. Begitu kejadian kebakaran, akhirnya pestisida mengalir ke sungai. Dampak pestisida itu memang bahaya karena mengandung racun, jadi memang harus dibersihkan segera," tuturnya di Kota Serang, Kamis (12/2/2026).
Dampak Pencemaran yang Meluas
Berdasarkan pantauan di lapangan, dampak pencemaran ternyata cukup signifikan. Kementerian Lingkungan Hidup melaporkan bahwa titik tercemar telah menyebar sepanjang kurang lebih 22,5 kilometer aliran Sungai Cisadane. Wilayah yang terdampak mencakup Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, dan Kabupaten Tangerang.
Dampak ekologis sudah terlihat dengan matinya berbagai jenis ikan di sungai, seperti ikan mas, baung, patin, nila, dan sapu-sapu. Pemandangan ikan-ikan mati yang mengambang di permukaan air menjadi bukti nyata dari serangan racun pestisida terhadap biota akuatik.
Artikel Terkait
Turki Akhiri Puasa 24 Tahun, Lolos ke Piala Dunia 2026
Hakim Federal Hentikan Sementara Proyek Ballroom Mewah Trump di Gedung Putih
Bandara Ngurah Rai Layani 1,14 Juta Penumpang Saat Posko Lebaran 2026
Indonesia Desak DK PBB Gelar Sidang Darurat Usai Tiga Pasukan Perdamaiannya Gugur di Lebanon