MURIANETWORK.COM - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) akan menyesuaikan jadwal operasional kereta cepat Whoosh selama 22 hari, mulai 19 Februari hingga 12 Maret 2026. Penyesuaian ini diperlukan untuk mendukung pekerjaan pemindahan kabel listrik tegangan tinggi yang melintas di atas jalur rel, demi menjaga keamanan dan keselamatan operasional. Selama periode tersebut, frekuensi perjalanan harian akan berkisar antara 42 hingga 56 trip.
Pekerjaan Kritis di Atas Jalur Whoosh
Penyesuaian jadwal tidak dilakukan tanpa alasan yang mendesak. Pemicunya adalah proyek pemindahan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV sepanjang 550 meter di titik KM129, tepat di atas lintasan kereta cepat antara Padalarang dan Tegalluar. Pekerjaan ini dinilai sangat krusial mengingat lokasinya yang berpotongan langsung dengan jalur operasional.
Eva Chairunisa, General Manager Corporate Secretary KCIC, menekankan pentingnya langkah ini. "Penambahan window time ini menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh tahapan pekerjaan dapat dilakukan sesuai SOP dengan tingkat keselamatan yang tinggi, mengingat posisinya berada di atas jalur Whoosh," jelasnya dalam keterangan resmi, Kamis (12/2/2026).
Artikel Terkait
Mendagri Terbitkan SE, ASN Daerah Boleh WFH Setiap Jumat Mulai 2026
Menaker Usulkan Industri Kreatif Jadi Laboratorium Magang Nasional
Bupati Banyuwangi Paparkan Capaian 2025: IPM Naik, Kemiskinan Turun, Ekonomi Tumbuh 5,65%
Menteri Fadli Zon Dukung Rencana Festival Budaya Internasional pada 2026